Wagub Lampung Jihan Nurlela Paparkan Tantangan Pendidikan di Hadapan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

0

 

Wagub Lampung Jihan Nurlela Paparkan Tantangan Pendidikan di Hadapan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

Bandar Lampung, 26 April 2025 – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung pada Jumat (25/04). Kehadiran beliau disambut hangat oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, bersama sejumlah kepala daerah dalam acara ramah tamah yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi Lampung dalam upaya pengembangan pendidikan dasar dan menengah. Ia menyoroti permasalahan mendasar seperti keterbatasan sarana prasarana, kurangnya jumlah tenaga pendidik, serta ketimpangan akses pendidikan di beberapa wilayah.

“Kami di Lampung tengah berjuang menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari minimnya infrastruktur hingga kurangnya tenaga pengajar, yang berdampak pada belum meratanya akses pendidikan. Kami berharap dukungan nyata dari Kementerian agar pembangunan sektor pendidikan di Lampung dapat berjalan lebih optimal,” ujar Jihan dalam pernyataannya.

Wagub Jihan juga menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan meskipun masih dibayangi beragam tantangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan sistem pendidikan yang inklusif dan berdaya saing di seluruh pelosok Lampung.

“Bapak Menteri adalah sosok yang kami pandang sebagai pembimbing kami di sektor pendidikan. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin ini dapat semakin diperkuat demi kemajuan pendidikan nasional,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Abdul Mu’ti memaparkan beberapa program strategis yang tengah digalakkan oleh pemerintah, antara lain revitalisasi fasilitas pendidikan di lebih dari 10.000 sekolah di seluruh Indonesia. Ia juga menggarisbawahi pentingnya percepatan digitalisasi pendidikan sesuai dengan amanat Instruksi Presiden terbaru.

“Saat ini kami tengah mendorong pembentukan smart classroom dengan dukungan perangkat teknologi. Untuk daerah terpencil yang belum terjangkau listrik dan internet, kami akan menyalurkan bantuan panel surya dan menjalin kemitraan dengan Telkom untuk penyediaan layanan internet,” terang Abdul Mu’ti.

Lebih lanjut, Menteri juga memastikan bahwa alokasi anggaran untuk sejumlah program bantuan pendidikan, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tetap dipertahankan meski pemerintah tengah melakukan upaya efisiensi fiskal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini