BANDAR LAMPUNG – Bintang Broadcast Media
Proses seleksi masuk SMA Unggulan se-Provinsi Lampung melalui jalur prestasi sekolah unggul memunculkan keprihatinan mendalam. Dari 3.863 siswa SMP yang lolos seleksi administrasi, hanya 10,34 persen yang berhasil meraih skor di atas 50 dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar pada 11–12 Juni 2025 lalu.
TKA yang dirancang untuk menguji kemampuan sejati para calon siswa unggulan dengan materi Matematika, Bahasa Inggris, hingga kemampuan muatan umum justru menunjukkan ketimpangan serius antara nilai rapor yang tinggi dengan kemampuan akademik nyata.
“Selama ini yang menjadi persyaratan adalah rapor, kali ini ditambahkan TKA ternyata hasilnya tidak berbanding lurus,”
tegas Thomas Amirico, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Senin (16/6/2025).
Statistik Hasil TKA: Mengkhawatirkan!
Berdasarkan hasil evaluasi, ini rincian skor TKA para peserta:
81–90: 0,08% (3 siswa)
71–80: 0,65% (25 siswa)
61–70: 1,89% (73 siswa)
51–60: 7,74% (299 siswa)
41–50: 22,50% (859 siswa)
31–40: 34,54% (1.450 siswa)
21–30: 26,33% (1.027 siswa)
11–20: 2,90% (112 siswa)
1–10: 0,08% (3 siswa)
Nilai 0: 0,31% (12 siswa)
Total 3.533 siswa atau 89,66% mendapatkan nilai di bawah 50 – sebuah realita yang mengundang tanda tanya besar tentang kredibilitas penilaian di tingkat SMP.
Kadisdikbud Lampung menyampaikan kritik tajam terhadap budaya pemberian nilai yang tidak objektif.
“Jangan sampai ketika dekat, mungkin orang tuanya baik, membuat subjektif dalam memberikan nilai. Ini tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya,”
ucap Thomas.
Ia menekankan bahwa momentum ini harus menjadi titik balik untuk memperbaiki metode penilaian dan pola ajar di sekolah, agar siswa benar-benar siap secara akademik, bukan hanya “bagus di atas kertas”.
Seleksi untuk 35 SMA Unggulan di 15 Kabupaten/Kota
Proses seleksi ini melibatkan 35 SMA unggulan yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung, di antaranya:
Bandar Lampung: 5 sekolah
Lampung Selatan: 3 sekolah
Lampung Tengah & Lampung Timur: masing-masing 2 sekolah
Lampung Barat, Lampung Utara: masing-masing 2–3 sekolah
Kota Metro: 2 sekolah
dan daerah lainnya.
Bintang Broadcast Media memandang hasil TKA ini sebagai wake-up call bagi dunia pendidikan di Lampung. Tidak ada jalan pintas menuju mutu. Objektivitas, kejujuran akademik, dan evaluasi berkelanjutan adalah kunci utama membangun generasi unggul dan kompeten di masa depan.
Mari jadikan ini momentum revolusi pendidikan, bukan sekadar seleksi tahunan.
Liputan: Tim Pendidikan Bintang Broadcast Media

