Bandar Lampung – Bintang Broadcast Media – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menghadiri pembukaan Turnamen Catur SMANDA CUP 2025 Piala Gubernur Lampung yang digelar di Ruang Media Publikasi Mapolda Lampung, Sabtu (9/8/2025).
Turnamen ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-60 SMAN 2 Bandar Lampung (SMANDA) dan mempertandingkan empat kategori, yakni Beregu, Khusus Alumni SMANDA, Yunior, dan Perorangan. Tercatat, sekitar 400 peserta turut berkompetisi memperebutkan gelar juara.
Dalam sambutannya, Marindo Kurniawan yang juga Sekretaris Pengurus Alumni SMANDA Bandar Lampung menekankan filosofi mendalam dari olahraga catur.
“Olahraga catur mengajarkan untuk berpikir sebelum bertindak, memprediksi konsekuensi, dan mengambil keputusan tepat di saat krusial. Filosofi ini sejalan dengan visi pembangunan Lampung, yakni membentuk generasi yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing tinggi,” ujar Marindo.
Acara pembukaan berlangsung meriah. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka turnamen dengan laga persahabatan melawan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, sebagai simbol semangat sportivitas dan persahabatan.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris DPRD Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kadispora, Kepala Dinas Kominfotik, Ketua Percasi Lampung, perwakilan Kini Lampung, serta unsur Forkopimda Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa catur bukan sekadar permainan, melainkan sarana melatih kecerdasan, konsentrasi, dan strategi berpikir jangka panjang. Menurutnya, kemampuan tersebut sangat relevan dalam membentuk SDM unggul di era persaingan global.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini.
“Kegiatan ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Turnamen ini diikuti pelajar SMA/SMK sederajat, komunitas catur, hingga pecatur profesional dari berbagai daerah. Selain memperebutkan prestasi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah menggali bakat, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan budaya berpikir strategis di kalangan generasi muda Lampung.

