Tanggul Jebol Pasar Madang: Aparat, Pemda, dan Warga Turun ke Lokasi, Upaya Penanganan Darurat Dimulai

0

 

 

 

Tanggamus — Bintang Broadcast Media | 8 Desember 2025.

Pasca jebolnya tanggul Sungai Way Bidu yang memicu banjir hebat hingga mengaliri aliran menuju Waduk Kali Begho, Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama unsur TNI–Polri, OPD teknis, dan masyarakat turun langsung meninjau lokasi kerusakan di wilayah Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, Kotaagung.

Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi memimpin peninjauan didampingi jajaran Forkopimda, Kapolres, Kejari, dan sejumlah Kepala OPD. Hadir pula Hi. Tahang S.Kom., MTI, Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus dari Fraksi Gerindra, yang memberikan atensi langsung terhadap kondisi infrastruktur penahan air di wilayah tersebut.
Selain itu, personel dari Dinas Perhubungan juga tampak mengatur lalu lintas dan memastikan akses tetap aman untuk masyarakat dan tim penanganan darurat.

Turut hadir dalam kegiatan ini:
– Lurah Pasar Madang Mega Sari, SE,
– Lurah Baros,
– Camat Kotaagung Adi Putra,
– Pendamping PKH Fauzan Sri Yanto, bersama rekan-rekan pendamping PKH lainnya, serta
– unsur Dinas Sosial yang memantau dampak sosial akibat banjir.

Dari hasil tinjauan, terlihat bahwa longsoran tanggul dan rusaknya aliran Way Bidu menjadi ancaman besar bagi permukiman warga jika hujan kembali turun. Menanggapi situasi tersebut, Bupati dengan tegas menekankan pentingnya percepatan perbaikan permanen.

“Tanggul yang jebol ini harus segera ditangani. Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Pemerintah akan melakukan perbaikan permanen secepat mungkin, dan koordinasi lintas sektor sudah berjalan,” tegas Bupati.

Sementara itu, unsur TNI–Polri, relawan, Satgas Jalan Lurus, serta masyarakat setempat bergerak cepat membangun tanggul darurat menggunakan karung tanah. Aparat dan warga tampak bekerja keras di tengah lumpur demi menahan potensi luapan susulan dan mengamankan rumah-rumah warga.

BPBD bersama Dinas PUPR mulai menyusun langkah teknis: normalisasi aliran sungai, pembersihan material lumpur, serta pemasangan pengaman sementara sebelum pembangunan tanggul permanen dimulai.

Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Hj. Siti Mahmudah Saleh turut meninjau kondisi rumah warga terdampak, dengan fokus pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan. Ia meminta pendamping PKH dan Dinas Sosial memastikan bantuan kedaruratan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

Peristiwa banjir kali ini menjadi peringatan keras bahwa infrastruktur pengendali banjir di wilayah Pasar Madang membutuhkan intervensi jangka panjang dan pembangunan yang lebih kokoh. Pemerintah daerah menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat penanganan secara terukur dan berkelanjutan demi keselamatan warga.

(Roni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini