Tanggamus –Bintang Broadcast Media— Semangat juang dan disiplin latihan para atlet Tapak Suci kembali membuahkan hasil membanggakan. Kontingen Tapak Suci “Wonosobo Berkobar” berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Tapak Suci PB Championship MBS Poncowati, yang berlangsung pada 21–23 Desember 2025 dan diikuti oleh 320 peserta dari berbagai daerah.
Sebanyak 22 atlet gabungan dari Kotaagung Barat dan Wonosobo tampil solid dan kompetitif. Dari target awal yang dipasang pelatih hanya 3 medali perak dan 5 perunggu, hasil di lapangan justru melampaui ekspektasi.
Kontingen ini sukses meraih total 2 medali emas, 6 perak, dan 7 perunggu, serta satu penghargaan Pesilat Terbaik.
Pelatih Tapak Suci, Juliansyah, mengaku bangga dan terharu atas capaian anak didiknya.
“Target awal kami sangat realistis, namun kerja keras, kekompakan, dan disiplin latihan para atlet membuktikan bahwa mereka mampu melampaui batas,” ujarnya.
Prestasi Atlet Kotaagung Barat
Miftahul Huda – Juara I Kelas B Putra (Pesilat Terbaik)
Wahyu Aditia – Juara II Kelas G Putra
Ririn – Juara II Kelas D Putri
Junita – Juara II Kelas A Putri
Lisma – Juara II Kelas G Putri
Fiza Alfindo – Juara III Kelas A Putra
Isneysha – Juara III Kelas E Putri
Afriyan – Juara III Kelas E Putra
Resta Malia – Juara III Kelas C Putri
Prestasi Atlet Wonosobo
Aris – Juara I Kelas F Putra Pra Remaja
Okta Galih – Juara II Kelas D Putra
Tika Aulia – Juara II Kelas G Putri Pra Remaja
Yani – Juara III Kelas K Putri
Risnorita – Juara III Kelas D Putri
Angelia – Juara III Kelas A Putri
Sementara itu, Ronaldi, selaku tim official sekaligus pelatih, mengakui sempat menyimpan keraguan di awal. Namun, hasil pertandingan membuktikan bahwa kerja keras selama latihan bersama terbayar lunas dengan prestasi yang sangat memuaskan.
Kontingen ini terbentuk atas inisiatif APRIYADI, selaku pembina pencak silat Tapak suci, yang menyatukan 14 atlet dari Kotaagung Barat dan 8 atlet dari Wonosobo dalam satu bendera Tapak Suci “Wonosobo Berkobar”. Mayoritas atlet masih duduk di bangku SMP, serta berasal dari SMK Bumi Nusantara juga SMK Negeri 1 Kotaagung Barat.
Apriyadi menegaskan agar para atlet tidak cepat puas dengan capaian ini.
“Prestasi ini adalah awal. Masih banyak kejuaraan yang lebih bergengsi ke depan. Persiapkan diri dengan lebih matang dan terus tingkatkan kualitas,” tegasnya.
Sementara itu, Miftahul Huda, atlet asal Kotaagung Barat peraih medali emas sekaligus Pesilat Terbaik, mengungkapkan rasa bangganya.
“Saya bangga dengan hasil ini, tapi ini bukan akhir. Kami harus lebih giat berlatih agar bisa tampil lebih baik di event berikutnya,” ujarnya.
Prestasi Tapak Suci “Wonosobo Berkobar” ini menjadi bukti bahwa pembinaan berkelanjutan dan kebersamaan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Jurnalis Bintang Broadcast Media tanggamus: APYA
