MANIFESTO ALUMNI IKOPIN DAN GERAKAN KOPERASI DALAM MENGAWAL KOPERASI DESA MERAH PUTIH

0

 

 

 

 

 

 

 

 

 

OLEH YAKIMSA AHMAD /Sekretaris Majelis Pakar Dekopinwil Jabar – Ketua FORGAKI Jabar – Pengawas KKB IU COOP – Exs Direks DPP Ika IKOPIN Periode 2021-2025

KUD dan KMP sama sebagai koperasi desa bentukan negara, tapi KUD runtuh karena kehilangan ruh koperasi,sementara KMP masih punya kesempatan untuk merebut kembali ruh itu. KMP bukan ditakdirkan menjadi KUD jilid dua, kecuali jika alumni, gerakan koperasi, dan anggota memilih diam.

Kami, Alumni IKOPIN yang berhimpun dan berkhidmat di dalam serta bersama gerakan koperasi, menyatakan komitmen ideologis dan organisatoris untuk mengawal Koperasi Merah Putih Desa (KDMP) agar tetap setia pada jati diri koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat, bukan sekadar instrumen program atau kepanjangan tangan kepentingan non-anggota. KMP Desa adalah ruang perjuangan ekonomi di tingkat paling dasar, tempat nilai koperasi diuji bukan di seminar, tetapi di sawah, pasar desa, warung rakyat, dan kehidupan sehari-hari anggota.

1. KMP Desa Berakar di Desa, Bukan Dipaksakan dari Atas
Kami menegaskan bahwa KMP Desa harus tumbuh dari kebutuhan riil masyarakat desa. Negara dan kebijakan hadir sebagai fasilitator, bukan pengendali. Setiap koperasi desa harus memiliki otonomi, partisipasi, dan kedaulatan pengambilan keputusan oleh anggota.

2. Alumni IKOPIN sebagai Kader Ideologis dan Teknis
Alumni IKOPIN berkewajiban hadir di desa bukan hanya sebagai konsultan, tetapi sebagai kader gerakan koperasi yang: Menanamkan ideologi dan nilai koperasi, Membangun sistem usaha yang sehat dan berpihak pada anggota, Mengawal tata kelola, akuntabilitas, dan demokrasi internal, Melakukan pendampingan berkelanjutan, bukan intervensi sesaat

3. FORGAKI sebagai Penjaga Jati Diri dan Etika Gerakan
KOPERASI berperan sebagai: Penjaga prinsip dan etika koperasi, Ruang konsolidasi gerakan koperasi lintas sektor dan wilayah. Mitra kritis negara dalam kebijakan perkoperasian, Pengawal agar KMP Desa tidak menyimpang menjadi koperasi administratif atau korporasi semu

4. Manajemen Profesional Berbasis Nilai
Kami menolak dikotomi palsu antara idealisme dan profesionalisme. KMP Desa harus dikelola secara profesional tanpa meninggalkan nilai koperasi. Efisiensi harus memperkuat kesejahteraan anggota, bukan meminggirkan mereka.

5. Pendidikan Perkoperasian sebagai Program Wajib
Setiap KMP Desa wajib menjadikan pendidikan sebagai napas organisasi: Pendidikan ideologis anggota,
Kaderisasi pengurus dan pengawas, Literasi usaha, keuangan, dan demokrasi ekonomi. Tanpa pendidikan, koperasi akan tumbuh tanpa kesadaran dan mudah kehilangan arah.

6. KMP Desa sebagai Alat Kedaulatan Ekonomi Lokal
Kami mendorong KMP Desa menjadi alat penguatan:
Produksi rakyat, Distribusi dan logistik desa
Pembiayaan berbasis solidaritas, Perlindungan ekonomi anggota dari praktik eksploitatif, KMP Desa harus menjadi benteng ekonomi rakyat, bukan pesaing yang meniru model kapitalistik.

7. Komitmen Pengawalan Berkelanjutan
Manifesto ini bukan pernyataan simbolik. Kami berkomitmen melakukan: Monitoring ideologis dan tata kelola, Advokasi kebijakan yang berpihak pada koperasi desa, Konsolidasi alumni IKOPIN lintas daerah, Koreksi terbuka bila terjadi penyimpangan nilai, Manifesto ini kami tetapkan sebagai panduan sikap dan arah perjuangan.

Alumni Universitas IKOPIN (kampus koperasi indonesia) dan Forum Pergerakan Koperasi Indonesia berdiri bersama desa, mengawal KMP Desa agar tetap setia pada ruh koperasi. Koperasi Desa bukan anak tangga menuju kapitalisme, melainkan fondasi kedaulatan ekonomi
rakyat.
(Rendi Hafidz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini