Tak tanggung-tanggung, siswa Al Azhar International Islamic Boarding School (Al Azhar IIBS) melakukan study Tour ke Paris, Perancis.
Humas sekolah yang terletak di Kecmatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, tersebut, mengaku wali murid justru sangat senang dengan program tersebut.
Kini terungkap biaya study tour ke Eropa tersebut. Orang tua siswa harus merogoh kocek hingga Rp 40 juta.
Direktur Urusan Internasional dan Humas Al Azhar IIBS, Ahmad Zulfiqar mengatakan, program tersebut merupakan bagian kurikulum Internasional, bersifat operasional dan terseleksi.
Disebutkannya, hanya siswa yang berprestasi yang mendapatkan kesempatan untuk studi wisata ke luar negeri.
“Siswa yang memiliki prestasi dari hasil kegiatan belajar mengajar di sini mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program ini,” katanya, Senin (12/5/2025).
Pada tahun ini, siswa SMA Al Azhar IIBS Karangpandan yang terpilih, dibawa ke Benua Eropa seperti Prancis, Belgia, Belanda, dan Swiss.
Mereka berkesempatan mendatangi KBRI Paris dan Kampus Albert Einstein di Zurich, Swiss.
Sementara siswa SMP Al Azhar IIBS Karangpandan melakukan studi wisata ke Jepang dan Madinah, Arab Saudi.
Baca juga: Wali Kota Solo Buat Aturan mirip Dedi Mulyadi, Siswa Dilarang Study Tour, tapi Ada Pengecualian Ini
Mereka yang terpilih melakukan studi wisata ke luar negeri merupakan siswa yang lolos seleksi bahasa, akademik, dan karakter.
“Untuk kuota program visit Eropa di SMA Al Azhar IIBS Karangpandan, ada 40 siswa yang terdiri dari kelas 10 dan 11 SMA dengan biaya sekira Rp 40 juta per siswa,” terangnya.
Kendati biayanya mencapai puluhan juta, Ahmad menuturkan, program tersebut mendapat respons positif dari wali murid.
“Para wali murid sangat senang dengan program overseas yang ada di Kampus Al Alzhar IIBS dan selalu menunggu program-program overseas selanjutnya.”

