Bandar Lampung – Dunia pendidikan di Provinsi Lampung menunjukkan arah kemajuan yang positif, terutama dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Proses perekrutan siswa tahun ini dinilai lebih murni dan transparan, sejalan dengan sistem regulasi pusat yang mengacu pada Permendikbudristek dan Peraturan Daerah yang berlaku.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Solidaritas Pers Indonesia (SPI) Provinsi Lampung, Heru Firmansyah. SPI sendiri merupakan organisasi profesi wartawan yang berperan aktif dalam mengawal isu-isu strategis, termasuk sektor pendidikan
“Kami melihat ada keseriusan dalam menjaga integritas proses SPMB tahun ini. Tidak ada ruang untuk praktik-praktik kecurangan karena semua mengacu pada regulasi nasional. Ini adalah angin segar bagi dunia pendidikan Lampung,” ungkap Heru Firmansyah.
Salah satu tokoh yang mendapat sorotan positif dalam pelaksanaan SPMB 2025 adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Bapak Thomas Amirico. Dikenal sebagai sosok yang tegas dan berintegritas, Thomas Amirico menerapkan sistem seleksi tanpa pandang bulu, memastikan setiap peserta memiliki hak yang sama berdasarkan jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua.
“Ketegasan dan komitmen Pak Thomas dalam menegakkan aturan patut diapresiasi. Beliau tidak hanya mengedepankan kedisiplinan, tapi juga memastikan akses pendidikan yang adil dan merata,” lanjut Heru.
Sebagai salah satu media online yang aktif memantau sektor pendidikan, Bintang Broadcast Media turut mencatat kemajuan ini sebagai bentuk pembenahan sistem yang berdampak luas bagi masa depan generasi muda di Lampung.
SPMB 2025 bukan sekadar proses seleksi, tetapi merupakan refleksi dari niat serius pemerintah daerah dalam mengangkat kualitas pendidikan yang berkeadilan, transparan, dan bebas intervensi.
Redaksi
Bintang Broadcast Media
Terdepan Mengawal Perubahan

