Tanggamus – Bintang Broadcast Media
Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor untuk menekan angka stunting, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Kabupaten Tanggamus, menggelar Rembuk Stunting Tahun 2025 pada Kamis (3/7/2024). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan BNS ini melibatkan unsur pemerintah, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta kader PKK se-Kecamatan.
Agenda dimulai pukul 09.00 WIB, dibuka langsung oleh Camat BNS, Nauval. Acara dilanjutkan dengan pemaparan program dari UPTD Puskesmas Sanggi serta sesi diskusi terbuka yang menghadirkan beragam masukan dari para peserta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Intervensi Serentak Pencegahan Stunting yang menyasar kelompok rentan seperti calon pengantin, ibu hamil, bayi, dan balita. Program ini digencarkan di seluruh wilayah Tanggamus selama Juni 2024 melalui pelayanan Posyandu terpadu.
Hadir dalam kesempatan itu, Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H., didampingi Brigpol Arijal, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program nasional percepatan penurunan stunting.
“Stunting bukan sekadar isu kesehatan, ini menyangkut kualitas generasi bangsa ke depan. Maka dari itu, kami di Polsek Wonosobo tidak hanya hadir dalam pengamanan, tapi juga ikut ambil bagian dalam edukasi dan advokasi,” ujar Iptu Tjasudin.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta masyarakat dalam memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat dan cerdas.
“Kami siap bersinergi demi memastikan anak-anak kita mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal. Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga, dengan pemahaman akan pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat,” tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Danramil Wonosobo, Babinsa Serka Hayubi, Kepala UPTD Puskesmas Sanggi, Perwakilan SPLP dan Korluh PLKB Kecamatan, Ketua DPC Apdesi BNS Toha, para pendamping desa, serta Ketua TP PKK Kecamatan dan kader-kader PKK dari seluruh pekon di wilayah BNS.
(Roni)

