Hari Anak Nasional Tanggamus 2025: Save the Children Ajak Prioritaskan Hak Anak dan Perhatikan tumbuh Kembang Anak Anak

0

 

 

 

 

 

 

 

Tanggamus — Bintang Broadcast Media
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 di Kabupaten Tanggamus berlangsung meriah di Lapangan Way Jaha, Kecamatan Pugung, Lampung, Senin (28/7/2025). Kegiatan ini digelar melalui kolaborasi Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus, LP Ma’arif NU Tanggamus, dan Save the Children Indonesia.

Acara dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Staf Ahli Bupati Tanggamus Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Gigih Rudiansyah yang mewakili Bupati Tanggamus, anggota DPRD Fraksi Golkar, perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres Tanggamus, sejumlah kepala OPD, Wakil Bupati Tanggamus, serta KH. Samsul Hadi, Ketua PCNU Tanggamus. Turut hadir ratusan anak dari berbagai SD di Kecamatan Pugung dan Bulok.

Dalam sambutannya, Manager Regional Wilayah Sumatera Save the Children Indonesia, Man Magilan, SE, M.Si, menekankan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan ekosistem ramah anak.

“Setiap 23 Juli kita memperingati Hari Anak Nasional sebagai pengingat bahwa anak-anak bukan hanya masa depan bangsa, tetapi juga bagian penting kehidupan kita hari ini. Tahun 2025 ini, Save the Children mengajak pemerintah, masyarakat, kepala pekon, orang tua, dan FTBM untuk bersama-sama membentuk kualitas anak hebat menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memastikan hak-hak anak menjadi prioritas utama.

“Anak berhak hidup aman, sehat, bahagia, dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Kita semua punya peran besar, dimulai dari hal sederhana: mendengarkan suara anak, menjaga lingkungan yang aman, menghindari kekerasan, dan memberikan ruang bagi anak untuk tumbuh,” tambahnya.

 

Sementara itu, sambutan Bupati Tanggamus yang dibacakan Gigih Rudiansyah menyoroti pentingnya pencegahan stunting.

“Hari ini momentum bagi kita untuk memperhatikan tumbuh kembang anak. Angka stunting di Tanggamus masih menjadi PR, sekira satu dari empat anak kita masih berisiko. Anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga. Kita harus pastikan mereka mendapat pendidikan berkualitas agar lahir generasi hebat menuju Indonesia kuat,” kata Gigih.

 

Acara HAN ke-41 ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan kreatif, di antaranya peragaan 7 kebiasaan anak hebat oleh siswa inklusi SDN 1 Banjar Masin, drama anti-bullying oleh SDN 1 Way Jaha, serta penampilan transisi PAUD ke SD dari siswa MI Al-Falah Pugung.

(Roni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini