Klarifikasi dan Hak Jawab, SMAN 2 Simpang Pematang Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

0

 

 

 

 

 

 

 

Rabu, 30 Juli 2025 | Bintang Broadcast Media

Mesuji, Lampung – Menanggapi pemberitaan terkait rencana pelaporan oleh Aliansi Cendekiawan Muda Lampung (ACML) ke Kejaksaan Tinggi Lampung atas dugaan penyimpangan keuangan di tiga sekolah negeri, salah satunya SMAN 2 Simpang Pematang, pihak sekolah angkat bicara.

Dalam wawancara eksklusif bersama Bintang Broadcast Media, pihak SMAN 2 Simpang Pematang menyampaikan bahwa tudingan tersebut terlalu dini dan tidak mencerminkan fakta di lapangan secara utuh. Kepala sekolah, melalui staf perwakilan, menyampaikan bahwa pihak sekolah selalu berkomitmen menjalankan pengelolaan dana BOS dan anggaran lainnya sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan regulasi yang berlaku.

“Kami terbuka terhadap pemeriksaan dan siap memberikan data yang dibutuhkan pihak berwenang. Selama ini, semua laporan keuangan selalu diaudit dan dilaporkan secara berkala melalui aplikasi resmi BOS Salur dan ARKAS dari Kemendikbudristek,” ungkap sumber internal sekolah yang tidak ingin disebutkan namanya.

Terkait tuduhan minimnya pengawasan internal dan keterlibatan komite sekolah, pihak sekolah menjelaskan bahwa rapat-rapat koordinasi rutin dengan komite telah dilakukan, bahkan beberapa dokumen berita acara dan notulen rapat telah terdokumentasi dengan baik.

Pihak sekolah juga menyayangkan cara penyampaian ACML yang langsung mengekspose dugaan ke publik sebelum mengonfirmasi atau meminta klarifikasi langsung dari pihak sekolah.

“Jika ada dugaan, seharusnya dibicarakan dulu. Ini sekolah, bukan korporasi. Kita bicara soal marwah pendidikan dan anak-anak bangsa. Jangan sampai siswa dan guru ikut menjadi korban opini,” tegas salah satu guru senior yang diwawancarai.

Soal indikasi mark-up belanja atau laporan tidak sinkron, pihak sekolah menjelaskan bahwa semua proses belanja dan penggunaan dana dilakukan melalui vendor resmi, dengan bukti transaksi dan pertanggungjawaban yang lengkap. Bahkan beberapa pengadaan barang menggunakan sistem e-purchasing sesuai arahan pemerintah.

“Kami tidak menolak jika Kejaksaan ingin mengaudit. Itu langkah baik untuk memastikan tidak ada fitnah,” tambahnya.

SMAN 2 Simpang Pematang juga mengajak semua pihak, termasuk ACML dan masyarakat umum, untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi dunia pendidikan secara sehat, tanpa menjatuhkan nama baik lembaga hanya berdasarkan dugaan.

Transparansi tidak hanya soal laporan keuangan, tapi juga keadilan dalam menyampaikan informasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini