Ketika Gempa Datang, Dzikir Jadi Benteng Ketenangan Hati

0

 

 

 

Tanggamus – Bintang Broadcast Media
Malam Sabtu (26/9/2025) menjadi malam penuh makna bagi ikhwan TQN Suryalaya di Mazelis Dzikir Salam Baqo, Pantai Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Tanggamus. Dipimpin Kang Amet, lantunan dzikir bergema penuh khusyuk ketika ujian datang tanpa diduga.

Tepat pukul 21:55 WIB, gempa bumi berkekuatan 4,5 SR mengguncang wilayah Kabupaten Tanggamus. BMKG mencatat episentrum berada di daratan dengan koordinat 5,47 LS – 104,51 BT, sekitar 19 kilometer barat laut Tanggamus, pada kedalaman 5 kilometer. Guncangan terasa cukup kuat di sekitar lokasi majelis.

Namun, di tengah getaran bumi yang mengguncang, para ikhwan Salam Baqo tidak berhamburan panik. Mereka justru tetap duduk teguh, melanjutkan dzikir dengan hati yang semakin mantap. Suara dzikir yang bergema menjadi benteng ketenangan di tengah kegelisahan.

“Alhamdulillah, gempa ini menjadi peringatan agar kita semakin dekat kepada Allah SWT. Justru di momen seperti ini, dzikir memberi kekuatan batin yang luar biasa,” ungkap salah satu ikhwan dengan penuh ketulusan.

Inilah bukti kekuatan para ikhwan Salam Baqo, berkat karomah Guru Mursyid TQN Suryalaya, Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom) dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Karomah beliau menjadi suluh penerang, meneguhkan hati ikhwan untuk tetap istiqamah dalam dzikir, meski bumi sedang berguncang.

Peristiwa ini menegaskan bahwa dzikir bukan sekadar rutinitas, melainkan warisan spiritual yang membentengi hati. Meski bumi berguncang, iman dan kebersamaan dalam mengingat Allah SWT tetap teguh berdiri.

Kabiro: Roni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini