BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung, Yoga Swara, sukses mendatangkan klub Liga 1 Bhayangkara Presisi FC untuk bermarkas di Provinsi Lampung. Kepindahan ini menandai langkah strategis dan inovatif dalam mengembangkan sepak bola di Provinsi Lampung.
Secara resmi, Bhayangkara Presisi FC akan menjadikan Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, sebagai kandang baru mereka untuk mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025–2026. Kick-off pertandingan perdana di Stadion Sumpah Pemuda dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus 2025.
Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung, Yoga Swara, menyampaikan bahwa progres renovasi Stadion Sumpah Pemuda saat ini telah mencapai 50 persen. “Pemadatan pasir di area lapangan sudah selesai dilakukan, dan proses renovasi terus dikebut agar stadion siap tepat waktu,” ujarnya.
Menariknya, semua langkah ini dilakukan tanpa menggunakan dana APBD, melainkan dengan pola investasi dan kolaborasi strategis. Hal ini menunjukkan kecerdikan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam menghadirkan inovasi pembiayaan olahraga, tanpa membebani keuangan daerah.
Pergantian nama klub menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi simbol komitmen kuat untuk membangun identitas baru yang lebih dekat dengan masyarakat Lampung. Kehadiran Bhayangkara Presisi Lampung FC pun memberikan harapan baru di tengah sejumlah klub lokal seperti PSBL Bandar Lampung, Persikomet Metro, maupun Badak Lampung FC yang saat ini masih berjuang di Liga 3 dan 4.
Pengamat sepak bola sekaligus Pemimpin Redaksi Bintang Broadcast Media, Heru Firmansyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah ini. Ia menilai keberanian dan kecerdasan Gubernur Lampung dalam membuka investasi olahraga sebagai terobosan penting dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih profesional di Lampung.
“Ini langkah strategis dan cerdas. Menghadirkan klub Liga 1 tanpa membebani APBD adalah contoh nyata bagaimana olahraga bisa berkembang melalui pendekatan inovatif. Semoga kehadiran Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu menjadi magnet bagi talenta lokal serta membangkitkan gairah sepak bola Lampung,” ujar Heru.
Dengan semangat baru, dukungan penuh masyarakat, dan langkah-langkah inovatif tanpa membebani keuangan daerah, optimisme terhadap kebangkitan sepak bola Lampung kini semakin nyata.
