Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Warga Desa Angsana Hidupkan Spirit Bulan Rajab

0

 

 

 

 

Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan — Bintang Broadcast Media Dalam rangka menjemput keberkahan Bulan Rajab serta menghidupkan syiar Islam, masyarakat Desa Angsana, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, akan menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Masjid Nurul Hijrah RT 04.

Peringatan peristiwa agung perjalanan spiritual Rasulullah SAW ini menjadi momentum sakral bagi umat Islam untuk kembali meneguhkan keimanan, memperbaiki kualitas ibadah, serta meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Majelis mulia ini akan diisi tausiyah oleh Habib Ahmad Hanafi Hariri Bahasyim, yang mengangkat tema “Keistimewaan Bulan Rajab”. Dalam penyampaiannya, ia mengajak umat untuk menjadikan Isra Mi’raj sebagai cermin perjalanan ruhani, khususnya dalam menjaga shalat lima waktu yang merupakan perintah langsung Allah SWT tanpa perantara.

 

“Isra Mi’raj adalah panggilan langit agar manusia membangun hubungan yang kokoh dengan Allah SWT melalui shalat, serta memperkuat hubungan sesama manusia dengan akhlakul karimah,” demikian pesan yang disampaikan dalam majelis tersebut.

 

Ketua panitia pelaksana, H. Habib Umar Al-Idrus, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan ikhtiar kolektif untuk menghadirkan nilai-nilai ilahiah di tengah kehidupan masyarakat.

 

“Kami berharap majelis ini menjadi wasilah turunnya rahmat, ampunan, dan keberkahan Allah SWT bagi Desa Angsana, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah umat,” ujarnya.

 

Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Sayid Firdaus Al-Idrus, Pj Kepala Desa Angsana, serta Sayid Sultan Hasan Al-Idrus, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan moral masyarakat.

 

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini diharapkan menjadi titik balik spiritual bagi umat Islam untuk semakin istiqamah dalam ibadah, menjaga persatuan, serta menapaki kehidupan dengan cahaya petunjuk Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW hingga akhir zaman.

 

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”
(QS. Al-Isra: 1)

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Shalat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkannya, maka ia telah menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya, maka ia telah meruntuhkan agama.”
(HR. Baihaqi)

Dengan peringatan Isra Mi’raj ini, umat Islam diajak untuk tidak sekadar mengenang peristiwa sejarah, tetapi menjadikannya sebagai jalan memperbaiki diri, menguatkan shalat, dan menghidupkan nilai-nilai keislaman dalam seluruh aspek kehidupan.

Kabiro Bintang Broadcast Media (Roni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini