Kecelakaan Tunggal Terjadi Akibat Lubang Jalan dan Minim Penerangan, Warga Desak Pemda Bertanggung Jawab

0

 

 

 

 

 

 

Bandar Lampung – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah Kota Bandar Lampung akibat kondisi jalan yang rusak dan minim penerangan. Peristiwa tersebut dialami oleh seorang pengendara sepeda motor pada saat melintasi Jalan Teuku Cik Ditiro, tepatnya di depan Chandra, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hitam dengan nomor polisi BE 3317 AI yang dikendarai oleh Sdr. Wahyudin, BBA. Saat kejadian, korban melaju dari arah Pasar Kemiling menuju rumahnya di wilayah Bandar Lampung.

Menurut keterangan di lapangan, saat melintasi lokasi kejadian, pengendara terkejut ketika mendapati adanya lubang di badan jalan. Korban berusaha menghindari lubang tersebut, namun karena kondisi jalan yang gelap akibat lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi, laju kendaraan menjadi tidak stabil hingga akhirnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan. Warga sekitar menyebutkan bahwa kecelakaan serupa sudah beberapa kali terjadi di lokasi tersebut karena kondisi jalan yang rusak dan penerangan yang minim.

“Di sini sering ada yang jatuh, apalagi malam hari. Lampu jalan mati, lubangnya juga dalam. Sudah sering dilaporkan tapi belum diperbaiki,” ujar salah satu warga.
Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk segera memperbaiki jalan berlubang dan mengaktifkan kembali lampu penerangan umum demi keselamatan pengguna jalan.

Warga berharap pemerintah daerah tidak lagi menunda perbaikan, mengingat kondisi tersebut sangat membahayakan dan berpotensi menimbulkan korban yang lebih serius di kemudian hari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait penanganan jalan rusak dan lampu penerangan di lokasi kejadian

 

Penulis:A.Hadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini