Polda Metro Jaya Tegaskan Pengamanan Demo Mahasiswa: Bundaran HI Dialihkan, Aspirasi Tetap Dijamin

0

JAKARTA —Bintang Broadcast Media Polda Metro Jaya memastikan penyampaian aspirasi dalam aksi demonstrasi mahasiswa tetap mendapat ruang dan pengamanan sesuai ketentuan hukum. Namun, pihak kepolisian melakukan koordinasi agar titik aksi yang sebelumnya direncanakan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dialihkan ke lokasi yang telah disiapkan, seperti Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR RI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan pengalihan tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat dengan aktivitas publik di kawasan Bundaran HI yang merupakan pusat kegiatan ekonomi dan masyarakat.

“Iya, memang kita ketahui bahwa seputaran Bundaran HI itu bukan merupakan tempat untuk menyampaikan aspirasi. Karena memang ada kegiatan-kegiatan perekonomian, kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya. Sehingga kita sama-sama memaklumi, memahami untuk saling menghormati,” ujar Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, Direktorat Intelijen Polda Metro Jaya telah melakukan komunikasi dan koordinasi agar aksi tetap berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.

“Kami dari Direktorat Intelijen sudah berkomunikasi untuk mengalihkan titik tadi di Bundaran HI bisa di sekitar Patung Kuda ataupun di depan DPR/MPR. Sehingga aspirasinya juga tersampaikan dengan baik dan ini juga dilindungi oleh undang-undang,” katanya.

Budi menegaskan, kepolisian menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pengamanan dilakukan bukan untuk membatasi aspirasi, melainkan memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

“Terima kasih, kita sama-sama berdoa untuk kegiatan pengamanan, pelayanan, penyampaian pendapat ini dapat berjalan aman, tertib, dan dapat dikendalikan,” sambungnya.

Untuk mengamankan jalannya aksi, Polda Metro Jaya menyiapkan 6.088 personel gabungan TNI-Polri. Personel tersebut terdiri dari TNI sebanyak 500 anggota, Korbrimob 1.000 personel, BKO Kor Sabhara 200 personel, Polda Metro Jaya 3.802 personel, serta Polres Metro Jakarta Pusat 586 personel.

Budi juga memastikan bahwa personel yang diterjunkan dalam pengamanan aksi tidak membawa senjata api.

Bintang Broadcast Media — Tajam Mengawal Fakta, Terpercaya Menyampaikan Berita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini