TANGGAMUS, Bintang Broadcast Media – Upaya memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Tanggamus ke khalayak yang lebih luas dilakukan melalui cara yang unik. Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Tanggamus menggelar kegiatan iBOTA (Indonesian Beaches On The Air) dengan memancarkan komunikasi radio langsung dari kawasan wisata Pantai Muara Indah, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut bukan sekadar ajang komunikasi antaranggota amatir radio. Dari kawasan wisata Muara Indah, para operator radio melakukan pancaran dan berkomunikasi dengan sesama pegiat amatir radio atau radio amateur dari berbagai wilayah di Indonesia hingga mancanegara.
Ketua ORARI Lokal Tanggamus, Heridwan Ghazali (YC4SAW), menjelaskan bahwa iBOTA menjadi ruang komunikasi sekaligus silaturahmi bagi komunitas amatir radio, baik activator maupun chaser, melalui jaringan udara.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki nilai strategis dalam memperkenalkan destinasi wisata pantai di Indonesia. Nama dan lokasi pantai yang menjadi titik kegiatan dapat dikenal oleh komunitas amatir radio yang tersebar di berbagai daerah bahkan negara.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berkomunikasi melalui udara, tetapi juga ikut mempromosikan destinasi wisata. Pantai Muara Indah Tanggamus kita kenalkan kepada para pengguna radio amatir di Indonesia maupun dunia,” demikian substansi penjelasan Heridwan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dipimpin activator Apriyadi (YD4SQS) dan didampingi sejumlah anggota ORARI Daerah Bandung, di antaranya YE1BNI, YC1KDE, dan YD1BQI sebagai Net Control Station (NCS).
Pancaran dilakukan langsung dari kawasan wisata Muara Indah dengan memanfaatkan sejumlah mode komunikasi, mulai dari SSB (Single Side Band) untuk komunikasi suara hingga mode digital seperti FT8.
iBOTA sendiri merupakan bagian dari ekosistem kegiatan portable yang dikelola melalui platform DXPortable, berdampingan dengan program sejenis seperti iSOTA (Islands On The Air) dan iPOTA (Parks On The Air).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan diikuti pengurus serta anggota ORARI Lokal Tanggamus maupun peserta dari luar Tanggamus. Aktivitas komunikasi radio berlangsung lancar dengan suasana penuh kebersamaan.
Yang menarik, kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa promosi destinasi wisata tidak selalu harus dilakukan melalui cara-cara konvensional. Gelombang radio dapat menjadi medium alternatif untuk memperkenalkan nama sebuah destinasi kepada komunitas global.
Usai kegiatan, kebersamaan para peserta dilanjutkan dengan wisata kuliner berupa durian yang disediakan oleh Lurah Pasar Madang, Nanak Supriyadi.
Jamuan tersebut menjadi bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran ORARI Lokal Tanggamus yang telah mengambil bagian dalam mengenalkan kawasan wisata Muara Indah melalui komunikasi radio kepada komunitas amatir radio di berbagai penjuru Indonesia bahkan dunia.
Kegiatan iBOTA di Muara Indah menjadi bukti bahwa kolaborasi komunitas, teknologi komunikasi dan potensi pariwisata dapat dipadukan menjadi sebuah gerakan promosi yang kreatif.
Dari Tanggamus, suara itu tidak hanya terdengar di udara—tetapi membawa nama Muara Indah menembus batas wilayah, menyapa komunitas radio hingga ke berbagai penjuru dunia.(Apy)

