BANDAR LAMPUNG —Bintang Broadcast Media Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung memperkuat tata kelola satuan pendidikan dengan melakukan penataan kepemimpinan sekolah. Sebanyak 98 kepala sekolah SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Lampung dilantik untuk mengisi jabatan yang sebelumnya mengalami kekosongan.
Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis dalam memastikan roda kepemimpinan di satuan pendidikan berjalan efektif, sekaligus mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan di seluruh wilayah Lampung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, S.STP., M.H., menegaskan bahwa kepala sekolah tidak boleh hanya berperan sebagai administrator, tetapi harus tampil sebagai pemimpin perubahan yang mampu membaca persoalan, menghadirkan solusi, serta mendorong inovasi di lingkungan sekolah.
“Kepala sekolah harus memiliki kepemimpinan yang kuat, memenuhi persyaratan kepangkatan dan pengalaman kerja, serta mampu melahirkan inovasi. Tanpa visi dan inovasi, sulit bagi sekolah untuk berkembang dan menciptakan perubahan yang lebih baik,” tegas Thomas Americo.
Menurutnya, jabatan kepala sekolah merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar, karena kualitas kepemimpinan di sekolah memiliki dampak langsung terhadap proses pembelajaran, kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, prestasi peserta didik hingga kualitas pelayanan pendidikan.
Karena itu, para kepala sekolah yang baru dilantik dituntut segera bekerja, membangun komunikasi dengan seluruh warga sekolah, memperkuat tata kelola, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, disiplin dan berorientasi pada peningkatan kualitas peserta didik.
Sebanyak 98 kepala sekolah yang dilantik tersebut merupakan bagian dari total 116 jabatan kepala sekolah yang sebelumnya mengalami kekosongan. Pengisian jabatan ini diharapkan mampu mengakhiri persoalan kekosongan kepemimpinan dan memastikan manajemen sekolah kembali berjalan secara optimal.
Thomas juga menekankan pentingnya keberanian kepala sekolah dalam melakukan pembenahan.
Sekolah, kata dia, tidak boleh berjalan sekadar mengikuti rutinitas. Kepala sekolah harus mampu melihat berbagai persoalan secara objektif, kemudian mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kualitas pendidikan.
Empat pesan utama yang ditekankan dalam penataan kepemimpinan tersebut yakni memperkuat kepemimpinan, mendorong inovasi, meningkatkan kualitas pendidikan serta menjalankan jabatan secara amanah dan bertanggung jawab.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Disdikbud Provinsi Lampung memperkuat tata kelola pendidikan, meningkatkan prestasi peserta didik dan memperluas kualitas layanan pendidikan hingga ke seluruh satuan pendidikan.
Dengan dilantiknya puluhan kepala sekolah tersebut, masyarakat kini menaruh harapan agar kepemimpinan baru tidak berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan nyata di sekolah.
Bintang Broadcast Media — Lugas, Aktual dan Terpercaya.

