BANDAR LAMPUNG, BINTANG BROADCAST MEDIA — Semangat kepedulian dan solidaritas sosial mewarnai kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Jumat (9/10/2026). Melalui program Sikambara Peduli, komunitas suporter sepak bola Sikambara membagikan nasi bungkus kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat yang melintas, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
Ketua Umum Sikambara, Junaedi, menegaskan bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya. Menurutnya, kepedulian dapat dimulai dari langkah sederhana dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Sosial (Kabidsos) Sikambara, Andi Eka Fitriandi, jajaran pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Lampung, serta Ketua Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung. Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah semangat kebersamaan dalam kegiatan sosial yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan gotong royong.
Junaedi, yang juga menjabat Ketua Pajero Indonesia One Chapter Krakatau serta CEO Rumah Makan Minang Indah Grup, mengatakan bahwa Sikambara ingin hadir bukan hanya sebagai komunitas pendukung sepak bola, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial.
“Bagi kami, Sikambara bukan hanya wadah untuk menyatukan kecintaan terhadap sepak bola, tetapi juga ruang untuk membangun kepedulian dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Berbagi tak harus menunggu kaya. Selama ada niat, keikhlasan, dan kemauan menyisihkan sebagian rezeki, kita bisa membantu sesama,” ujar Junaedi.
Ia berharap program Sikambara Peduli dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang menginspirasi lebih banyak pihak untuk menumbuhkan budaya berbagi di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Sosial Sikambara, Andi Eka Fitriandi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk membangun solidaritas sosial melalui tindakan nyata.
“Bagi kami, kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pembagian nasi bungkus ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat menghadirkan kebahagiaan dan menumbuhkan semangat gotong royong,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan Sikambara Peduli dapat berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak masyarakat pada pelaksanaan berikutnya.
Keterlibatan jajaran pengurus PSSI Lampung dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan terhadap nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh di lingkungan komunitas sepak bola.
Dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada narasumber, pengurus PSSI Lampung menyampaikan bahwa sepak bola tidak hanya mengajarkan sportivitas di lapangan, tetapi juga solidaritas dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami mengapresiasi kegiatan Sikambara Peduli yang menghadirkan semangat berbagi di tengah masyarakat. Nilai solidaritas, kebersamaan, dan sportivitas dalam sepak bola harus dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap kegiatan positif seperti ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Lampung.”
Ketua PWDPI Provinsi Lampung juga memberikan apresiasi terhadap gerakan sosial yang mengedepankan kepedulian dan kebersamaan tersebut.
Dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada narasumber, ia menekankan pentingnya membangun budaya berbagi secara berkelanjutan, bukan sekadar menjadikannya kegiatan sesaat.
“Kepedulian sosial dapat dimulai dari langkah sederhana, tetapi memiliki makna besar ketika dilakukan dengan ketulusan dan konsistensi. Kegiatan seperti Sikambara Peduli patut menjadi inspirasi bagi berbagai komunitas dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menebarkan manfaat serta memperkuat solidaritas sosial.
Junaedi menjelaskan, kegiatan pembagian nasi bungkus tersebut terlaksana berkat dukungan para mitra bisnis Rumah Makan Minang Indah Grup serta rekan-rekan Sikambara yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh mitra bisnis Rumah Makan Minang Indah Grup dan rekan-rekan Sikambara yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Semoga rezekinya dilipatgandakan, diberikan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan. Aamiin,” katanya.
Sikambara Peduli diharapkan menjadi agenda rutin setiap Jumat. Melalui kegiatan ini, Sikambara ingin membuktikan bahwa komunitas suporter sepak bola dapat berperan aktif dalam kegiatan sosial, mempererat persaudaraan, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Usai membagikan nasi bungkus di kawasan Tugu Adipura, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama sebelum menunaikan salat Jumat di Rumah Makan Minang Indah cabang Jalan Gajah Mada, Bandar Lampung.
Junaedi berharap gerakan tersebut terus berlanjut dengan dukungan lebih banyak pihak.
“Sampai jumpa di Sikambara Peduli Jumat depan. Semoga langkah sederhana ini menjadi ladang kebaikan, mempererat persaudaraan, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
BINTANG BROADCAST MEDIA
Lugas, Aktual dan Terpercaya:(Roni)

