
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengambil langkah tegas dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bersih dari kekerasan serta penyalahgunaan narkoba. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemprov Lampung resmi membentuk Satuan Tugas OSIS Anti Tawuran dan Narkoba di seluruh jenjang SMA/SMK se-Provinsi Lampung.
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Lampung,Thomas Amirico mengatakan satgas tersebut melibatkan seluruh anggota osis sebagai garda terdepan.
“Satgas ini bertanggung jawab terkait dengan bagaimana melakukan mapping pada siswa yang berpotensi melakukan kegaduhan”ujarnya pada senin 5/5/2025.
Satgas OSIS ini akan bertugas memantau, menyosialisasikan bahaya tawuran dan narkoba, serta menjadi penghubung aktif antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat jika ditemukan potensi pelanggaran. Mereka juga akan mendapatkan pelatihan dari BNN, TNI/Polri, dan psikolog pendidikan untuk memperkuat kapasitas mereka.
Program ini disambut antusias oleh para siswa. Salah satu ketua OSIS dari SMK di Metro menyatakan bahwa inisiatif ini memberi ruang bagi pelajar untuk berperan lebih aktif menjaga ketertiban dan kenyamanan di sekolah.
Pemprov Lampung berharap langkah ini menjadi model nasional dalam pemberdayaan pelajar untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari pengaruh negatif.
