
Pringsewu.8 Mei 2025.Di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, Kepala SMK Negeri Sukoharjo, Ibu Eny Setyawati, S.T., M.Pd., menunjukkan kepemimpinan yang penuh visi dan komitmen. Menurutnya, tantangan utama saat ini terletak pada bagaimana menyelaraskan visi sekolah dengan kebutuhan siswa serta perkembangan zaman yang semakin cepat. Dalam kepemimpinannya, Ibu Eny fokus menjaga agar setiap kebijakan sekolah tetap relevan dengan visi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, sambil tetap berakar pada karakter lokal yang membentuk jati diri generasi muda.
Ia menekankan pentingnya penguatan budaya karakter dan semangat literasi-numerasi di lingkungan sekolah. Berbagai program telah diterapkan, mulai dari pembiasaan salam, senyum, dan sapa, kegiatan senam Anak Indonesia Hebat, hingga sholat dhuha dan zhuhur berjamaah. Tidak hanya itu, pemanfaatan perpustakaan dan pojok baca menjadi bagian integral dalam mendorong semangat literasi di kalangan guru dan siswa. Semua itu menjadi bagian dari ikhtiar untuk mencetak lulusan yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi era digitalisasi.
Dalam aspek pembelajaran, SMKN Sukoharjo telah menerapkan pendekatan aktif seperti Project Based Learning dan Problem Based Learning untuk mendorong kreativitas serta kemampuan berpikir kritis siswa. Hasilnya, berbagai produk dari program Teaching Factory (Tefa) berhasil diciptakan siswa dan mampu bersaing dengan produk-produk di luar sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya teoritis, tetapi aplikatif dan berorientasi pada dunia kerja.
Komitmen tinggi juga ditunjukkan oleh para guru di sekolah ini. Mereka secara rutin melakukan refleksi pembelajaran dan pelatihan internal, termasuk melalui lesson study untuk menghasilkan inovasi pembelajaran dan produk Tefa. Proses ini turut diperkuat oleh fasilitas yang memadai, mulai dari ruang kelas dan laboratorium praktik, hingga koneksi internet yang mendukung pembelajaran berbasis digital.
Ibu Eny juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Bapak Thomas Amirico, S.STP., M.M., selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Sejak dilantik pada 7 Februari 2025, beliau dikenal responsif, inovatif, dan berbasis data. Pendekatannya yang partisipatif membuat berbagai program pendidikan terasa nyata dan berdampak langsung di sekolah-sekolah. Salah satunya adalah dukungan terhadap peningkatan literasi digital dan penguatan program Tefa.
dan berterimakasih kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani djausal,ST.M.M atas dorongan beliau di bidang pendidikan semuanya terimplementasi dengan baik.
Program-program dari Dinas, seperti pendampingan guru dan penguatan metode pembelajaran, dinilai berdampak positif dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMKN Sukoharjo. Ibu Eny berharap agar ke depan, Dinas Pendidikan Provinsi semakin memperkuat infrastruktur digital, memperluas kemitraan dengan dunia usaha dan industri, serta terus mendorong gerakan pendidikan berbasis komunitas seperti program literasi dan peningkatan kemampuan STEM ( (Science/Sains, Technology/Teknologi, Engineering/Teknik, dan Mathematics/Matematika) serta ekstrakurikuler, sehingga pendidikan benar-benar menjadi gerakan Bersama”ujarnya.
Dengan sinergi yang kuat antara sekolah dan dinas, serta kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, Ibu Eny meyakini bahwa kualitas pendidikan di Provinsi Lampung akan semakin meningkat. SMK Negeri Sukoharjo menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan berpihak pada siswa akan membawa perubahan positif bagi masa depan pendidikan.
