tragis:TKIJadiKorbanMafiadiKamboja,DitemukanTerkubur Hidup-Hidup

0

 

 

Kamboja — Dunia kembali dikejutkan dengan tragedi kemanusiaan yang menimpa seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kamboja.seorang tki asal indonesia ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah menjadi korban praktik kejahatan mafia perdagangan manusia. Korban ditemukan terkubur hidup-hidup oleh warga lokal di wilayah Provinsi Preah Sihanouk, Kamboja.

Menurut laporan Kepolisian Kamboja yang diterima Kedutaan Besar RI di Phnom Penh, RA diduga merupakan salah satu dari puluhan WNI yang direkrut oleh sindikat online scam berkedok tawaran kerja di luar negeri. Para korban awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai admin media sosial dengan gaji tinggi, namun setibanya di Kamboja, mereka justru disekap dan dipaksa bekerja di lingkungan berisiko tinggi dan tanpa perlindungan.

ia disebut sempat berusaha melarikan diri dari kompleks tempat ia disekap, namun berhasil ditangkap kembali oleh anggota sindikat. Berdasarkan investigasi awal, korban kemudian dijatuhi hukuman oleh kelompok mafia tersebut—dan secara brutal dikubur dalam kondisi masih hidup.

Warga lokal yang menemukan korban dalam keadaan sekarat segera melaporkan temuan tersebut ke pihak berwenang. RA dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Kondisi tubuh yang lemah dan kekurangan oksigen menyebabkan kematian korban beberapa jam kemudian.

Pihak KBRI Phnom Penh telah mengonfirmasi identitas korban dan tengah berkoordinasi dengan keluarga di Indonesia untuk proses pemulangan jenazah. Kementerian Luar Negeri RI menyatakan keprihatinannya yang mendalam dan mendesak otoritas Kamboja untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Kasus ini menegaskan kembali bahaya praktik perdagangan manusia dan pentingnya masyarakat untuk berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri yang tidak jelas,” ujar Juru Bicara Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, dalam konferensi pers, Minggu (11/5).

Polisi Kamboja dikabarkan telah menangkap tiga tersangka warga negara asing yang diduga terlibat dalam sindikat tersebut. Pemerintah Indonesia juga bekerja sama dengan Interpol untuk membongkar jaringan lintas negara yang terlibat.

Penegasan dan Imbauan
Pemerintah Indonesia kembali mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi terkait tawaran kerja luar negeri melalui Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atau kantor dinas tenaga kerja setempat. Calon pekerja juga diminta memastikan bahwa keberangkatan mereka dilakukan secara prosedural dan legal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini