Menteri P2MI dan Gubernur Lampung Sepakat Bentuk “Kelas Migran” di Seluruh SMA/SMK

0

 

 

Bandar Lampung, 15 Mei 2025 – Dalam upaya memperkuat perlindungan dan pemberdayaan calon pekerja migran sejak dini, Menteri Pemberdayaan Perlindungan Migran Indonesia (P2MI), bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani, mengumumkan rencana pembentukan “Kelas Migran” di seluruh SMA dan SMK di Provinsi Lampung.

Program ini bertujuan memberikan edukasi seputar migrasi aman, peluang kerja di luar negeri, pelatihan keterampilan, hingga pemahaman tentang hak-hak pekerja migran. Kelas Migran akan menjadi bagian dari kurikulum muatan lokal dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

“Lampung merupakan salah satu daerah penyumbang tenaga kerja migran terbesar di Indonesia. Sudah saatnya anak-anak kita dibekali sejak dini, agar kelak menjadi migran yang cerdas dan terlindungi,” ujar Menteri dalam konferensi pers bersama di Kantor Gubernur Lampung, Kamis pagi.

Gubernur Mirza menyambut positif inisiatif tersebut. “Kami siap mendukung penuh, baik dari segi kebijakan, anggaran, maupun kerja sama lintas sektor. Pendidikan adalah fondasi perlindungan,” ujarnya.

Implementasi program ini direncanakan dimulai pada tahun ajaran baru 2025/2026 dengan tahap awal berupa pelatihan guru dan penyusunan modul pembelajaran yang melibatkan Kementerian Pendidikan, lembaga pelindung migran, dan organisasi masyarakat sipil.

Kehadiran Kelas Migran diharapkan dapat menekan angka perdagangan orang, meningkatkan literasi migrasi, serta mencetak lulusan yang siap bersaing secara global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini