Remaja 14 Tahun Terlibat Pencurian di SMPN 2 Talang Padang, Kerugian Capai Rp79 Juta

0

 

 

Tanggamus – Bintang Broadcast Media

Aksi pencurian dengan pemberatan terjadi di SMP Negeri 2 Talang Padang, Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus. Ironisnya, pelaku utama yang ditangkap ternyata masih berusia 14 tahun.

Remaja berinisial MH, warga  beraksi bersama dua rekannya yang kini masih buron, masing-masing berinisial TA dan WF.

Kapolsek Talang Padang, Iptu Agus Heriyanto, S.H., M.H., mengatakan bahwa pencurian terjadi pada Rabu, 21 Mei 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. Aksi tersebut pertama kali diketahui oleh saksi yang melihat pintu sekolah dalam keadaan rusak dan sejumlah fasilitas penting hilang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak sekolah menemukan kerusakan di ruang laboratorium dan kehilangan berbagai alat praktik seperti mikroskop, neraca, komputer, AC, serta mesin blower,” ujar Iptu Agus, Kamis (29/5/2025), mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Dari pengakuan pelaku, barang-barang hasil curian dipreteli dan sebagian dijual sebagai barang rongsokan agar tak mudah dikenali. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 11 potongan mikroskop dan 10 potongan aluminium.

“Atas peristiwa itu, pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp79 juta. Sebagian barang berhasil kami amankan, dan sisanya masih dalam penelusuran,” tambahnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena keterlibatan anak di bawah umur dalam aksi kejahatan. MH mengaku sudah tidak melanjutkan pendidikan dan mengakui bahwa pergaulan buruk menjadi pemicu utama dirinya terlibat dalam aksi pencurian.

“Blower yang kami ambil, kami potong-potong dulu sebelum dijual, supaya nggak ketahuan. Uangnya buat jajan sama teman,” ucap MH saat diperiksa penyidik.

Kini, MH telah diamankan di Polsek Talang Padang dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Namun proses hukumnya tetap mengacu pada Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, mengingat usianya yang masih remaja.

Sementara dua rekan MH masih dalam pengejaran, dan polisi terus mendalami kemungkinan adanya jaringan pencurian barang sekolah yang lebih luas.

(Roni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini