Bandar Lampung, 3 Juni 2025 — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah mematangkan pelaksanaan Program Kelas Migran Vokasi, yang direncanakan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026.
Program ini digagas sebagai upaya untuk membuka jalur legal, terlatih, dan terstandar bagi siswa yang memiliki minat bekerja ke luar negeri usai menyelesaikan pendidikan vokasi.
“Sekarang kita sedang proses pematangan program kelas migran vokasi yang akan segera kita laksanakan. InsyaAllah tahun ajaran 2025/2026 sudah mulai dan ini akan menjadi percontohan,” ujar Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, Selasa (3/6/2025).
Menurut Thomas, saat ini pihaknya sedang melakukan proses verifikasi terhadap sekolah-sekolah yang akan menjadi pilot project atau percontohan pelaksanaan kelas migran vokasi tersebut.
Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penyiapan sumber daya manusia Lampung yang siap kerja, kompeten, dan berdaya saing global, sekaligus meminimalisasi pengiriman tenaga kerja ilegal ke luar negeri.
Kelas migran vokasi juga akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pelatihan kerja, Balai Latihan Kerja (BLK), serta pihak swasta yang menjadi mitra penempatan tenaga kerja migran secara sah dan profesional.

