Bandar Lampung – Bintang Broadcast Media
Tepat 100 hari kepemimpinan Mirza Jihan sebagai pemimpin baru di Provinsi Lampung, berbagai terobosan strategis mulai menunjukkan hasil. Dengan mengusung visi besar “Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, langkah awal pemerintahannya langsung fokus pada hasil terbaik secara cepat, nyata, dan terukur.
Dalam pernyataan resminya, CEO Disway R&D dan Ketua Wantin Kadin Lampung, Ardiansyah (akrab disapa Bang Aca), menyatakan bahwa kepemimpinan Mirza Jihan telah menghadirkan harapan baru.
“Lampung hari ini bukan hanya bangkit, tapi siap menjadi The King of Sumatera. Ini bukan sekadar slogan, tapi data menunjukkan arah itu sudah dimulai,” ujar Ardiansyah.
Fokus pada 3 Masalah Pokok Lampung
Selama 100 hari kerja, pemerintah daerah langsung menjawab tiga tantangan utama yang selama ini membayangi Lampung:
- Pertumbuhan ekonomi yang rendah
- Angka kemiskinan tertinggi kedua di Sumatera
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih rendah
Namun kini, perlahan tapi pasti, perubahan mulai tampak.
Data Menjawab: 2025 Awal Kebangkitan Lampung
Berdasarkan data terbaru tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lampung tercatat sebesar 5,47%, melampaui rata-rata nasional (4,87%) dan rata-rata Sumatera (4,85%). Angka ini menjadi sinyal positif bahwa kebijakan strategis dalam 100 hari pertama mulai berdampak langsung terhadap geliat ekonomi daerah.
“Lampung adalah raksasa pertanian nasional. Tapi selama ini raksasa itu tertidur. Kini saatnya bangkit. 2025 adalah tahun penanda kebangkitan,” tambah Ardiansyah.
Langkah Awal, Tantangan Belum Usai
Meski capaian awal ini patut diapresiasi, Bang Aca juga mengingatkan bahwa jalan menuju kemajuan masih panjang.
“100 hari kerja adalah awal. Tantangan belum selesai. Tapi kita sudah lihat arah yang benar. Dan Lampung punya potensi besar untuk benar-benar menjadi pemimpin kawasan,” tutupnya.
Dengan komitmen dan sinergi lintas sektor, Lampung siap melangkah lebih jauh — tidak hanya mengejar ketertinggalan, tapi menjadi kekuatan utama ekonomi Sumatera dan Indonesia.

