Tanggamus – Bintang Broadcast Media
Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) menggelar operasi pasar murah elpiji 3 kilogram pada Jumat (4/7/2025), sebagai respons atas kelangkaan gas bersubsidi yang terjadi di wilayah Kecamatan Kotaagung.
Operasi ini dilaksanakan di dua titik strategis, yakni Terminal Kotaagung dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Ir. Soekarno. Sejak pagi, warga tampak mengantre panjang untuk mendapatkan elpiji dengan harga terjangkau. Pemerintah menetapkan harga sebesar Rp20.000 per tabung, dengan persyaratan satu tabung untuk satu KTP.
Kepala Dinas Koperindag Tanggamus, Retno Noviana Damayanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menekan lonjakan harga dan menjamin ketersediaan gas elpiji bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan gas bersubsidi sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Operasi ini akan kami lanjutkan bila diperlukan,” tegasnya.
Pelaksanaan operasi pasar turut dipantau langsung oleh jajaran pejabat Pemkab Tanggamus, di antaranya:
Hendra Wijaya Mega, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan
Evi Silvia, Plt. Kabag Perekonomian dan SDA
Sabar Sitanggang, Kepala Dinas Perhubungan
Khufronsyah, SE, Plt. Camat Kotaagung
Nanak Supriyadi, SE, Lurah Baros
Mega Sari, SE, Lurah Pasar Madang
Rio Iskandar, Lurah Kuripan
Plt. Camat Kotaagung, Khufronsyah, SE, menyampaikan bahwa selain untuk stabilisasi pasokan, kegiatan ini juga bertujuan memastikan penyaluran gas subsidi berjalan tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.
Pemkab Tanggamus menyatakan komitmennya untuk terus memantau dinamika kebutuhan masyarakat dan siap memperluas cakupan operasi pasar apabila diperlukan.
(Roni)
