Tanggamus, Bintang Broadcast Media – Malam Senin (28/07) hingga Selasa (29/07) menjadi malam kelam bagi ratusan nelayan pesisir Teluk Semaka. Angin tenggara bertiup kencang, ombak setinggi 3 meter, disertai hujan deras menggulung kawasan Muara Indah dan Pantai Kapuran, pusat aktivitas nelayan tradisional di Kabupaten Tanggamus.
Akibat cuaca ekstrem ini, lebih dari 30 unit kapal nelayan hancur, tenggelam, atau hilang terseret gelombang. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah, meninggalkan duka mendalam bagi para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari laut.
“Ombak datang berkali-kali, kami tak sempat menyelamatkan kapal. Semua habis,” ungkap Wasim, nelayan jaring rampus, dengan wajah pasrah.
Kadis Perikanan Turun Langsung Tinjau Lokasi
Kamis (31/07), Kepala Dinas Perikanan Tanggamus, Darma Setiawan, S.Kom., M.M., bersama JF Perikanan Tangkap Benny Ciptaan, Frans JP, dan tim dinas, turun langsung meninjau lokasi terdampak.
Rombongan mengawali kunjungan di Muara Indah, bertemu dengan nelayan korban termasuk Erwin, pemilik kapal pancing, lalu melanjutkan ke Pantai Kapuran yang merupakan pusat pemukiman nelayan. Kegiatan ini turut didampingi Ketua RT Dayat, tokoh masyarakat Syahroni, serta nelayan korban seperti Andri dan Wasim
“Kami sedang mendata kerusakan agar informasi ini akurat. Nelayan diimbau tetap waspada karena potensi gelombang tinggi masih berlangsung,” tegas Darma Setiawan.
DAFTAR KAPAL NELAYAN YANG RUSAK
1. Kelompok Payang
KM. Sumber Jaya – Hancur (Maryanto)
2. Kelompok Kursin
KM. Londang Jaya 99 – Tenggelam (Sahudin)
3. Kelompok Bagan
KM. Saripah – Rusak Berat (Suadi)
4. Kelompok Bong-Bongan
KM. Mahera – Rusak Berat (Herdi)
KM. Sultan 1 – Hancur (Boncel)
KM. Sumber Rejeki – Rusak Ringan (Dodo)
KM. Lesung – Rusak Ringan (Rohadi)
KM. Mawar – Rusak Berat (Frans)
KM. D.K – Hancur (Topan)
KM. Icilebat – Rusak Ringan (Cani)
KM. Gelis – Rusak Ringan (Dodo)
KM. Langgeng – Rusak Berat (Rosidi)
Prahu Fiber Bongbongan – Hancur (Satria)
5. Kelompok Jaring Rampus
Gendon – Hancur
Kasjan – Rusak Berat
Wasim – Tenggelam & Hancur
Andri – Hancur
Casmadi – hancur
Aceng – Rusak Berat
6. Kelompok Jaring Udang
Rosadi – Hilang
Misha – Hancur
Ipul – Hilang
Samani – Rusak Ringan
Rosita – Rusak Ringan
Tarjani – Rusak Berat
Madlani – Rusak Ringan
Ito – Rusak Berat
Parit – Rusak Berat
Prahu Fiber Repal Jaya,, watangan kipas ketinting merk kkk hilang (Pemilik: Syahroni).
Kerugian Fantastis & Dampak Sosial
Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah, karena sebagian besar kapal berjenis fiber dengan mesin mahal, peralatan tangkap, dan jaring yang ikut hancur.
Kini, ratusan nelayan terpaksa berhenti melaut, mengandalkan bantuan pemerintah agar bisa kembali beraktivitas.
BMKG mengimbau nelayan untuk tidak melaut hingga kondisi benar-benar aman.
(Roni)

