Viral! Sindiran Nenek Gaul: “Rekening Nganggur Diblokir, Rakyat Nganggur Diabaikan!”

0

 

 

 

 

 

 

Redaksi Bintang Broadcast Media

Indonesia, 1 Agustus 2025 — Sebuah gambar viral beredar di media sosial memperlihatkan sosok “nenek gaul” mengenakan kacamata hitam dan berkebaya merah, memegang poster bertuliskan kritik tajam terhadap kebijakan negara. Dalam tulisan tersebut, sang nenek menyindir kebijakan negara yang tegas terhadap rekening dan tanah tak terpakai, namun seolah abai terhadap rakyat yang menganggur bertahun-tahun.

“Rekening nganggur 3 bulan diblokir negara. Tanah nganggur 2 tahun disita negara. Masyarakat nganggur bertahun-tahun, negara tidak peduli.”

Kalimat tersebut sontak memantik reaksi publik yang selama ini merasa bahwa negara lebih cepat bertindak jika berkaitan dengan aset atau kepentingan fiskal, namun lamban dalam menyentuh langsung problematika nyata masyarakat: pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan ekonomi.

Di bawah poster, muncul pertanyaan reflektif nan tajam:

“Apakah pemerintah benar ada untuk membantu rakyat?”

Unggahan yang dibuat oleh akun @setriparintang ini dibanjiri komentar warganet. Banyak yang menyebut sindiran itu sebagai “tamparan halus” namun menohok, mencerminkan kondisi realita yang tak bisa dibantah.

Berbagai regulasi negara memang mengatur sanksi atas rekening tidak aktif dan pemanfaatan lahan terlantar. Namun, bagaimana dengan “SDM terlantar”? Ribuan hingga jutaan warga Indonesia masih bergelut dengan pengangguran struktural, pendidikan yang tak merata, serta kurangnya lapangan pekerjaan yang layak.

“Kalau rekening diblokir karena tidak aktif, apakah pemerintah juga merasa perlu ‘membuka peluang’ bagi rakyat yang tak aktif bekerja karena tak ada kesempatan?” ujar salah satu pengamat sosial yang dimintai komentar.

Sindiran ini bukan sekadar kritik kosong. Ini adalah jeritan diam dari rakyat yang merindukan negara hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai pelindung dan pengayom. Hadir bukan hanya ketika ada potensi pendapatan negara, tetapi juga saat rakyat kehilangan harapan.

Di balik gambar lucu dan “nenek nyentrik” tersebut, ada pesan dalam: negara tidak boleh diam terhadap penderitaan rakyat. Kebijakan sosial harus berpihak pada keadilan, bukan hanya administrasi dan angka statistik.

Bintang Broadcast Media akan terus menyuarakan suara rakyat, karena media bukan hanya penyampai kabar, tetapi juga penjaga nurani bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini