Kolaborasi Tanpa Batas, Jembatan Tampang Muda Jadi Simbol Persaudaraan

0

 

 

 

Tanggamus – Bintang Broadcast Media
Harapan warga Pekon Tampang Muda, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, kini kembali terangkat. Jembatan gantung yang selama ini menjadi urat nadi akses masyarakat perlahan terbentang lagi melalui kolaborasi tanpa batas dari berbagai elemen.

Warga bersama Relawan Vertical Rescue Indonesia (VRI), BPBD dan Tagana Tanggamus, anggota TNI-Polri, pelajar, serta relawan dari berbagai latar belakang bahu membahu memperbaiki jembatan. Dukungan penuh datang dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi, Wabup Agus Suranto, Wakil Ketua DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf. Dwi Djunaidi, serta Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sudjatmiko.

Kolaborasi ini semakin bermakna dengan kehadiran Pramuka yang bekerja bersama relawan. Kak Yudiantoro, andalan ranting Kwarran Pematang Sawa, terlihat penuh senyum dan semangat saat ikut menarik tali baja. Andalan ranting, para pembina, dan penggalang Gugusdepan SMPN 2 Pematang Sawa pun tak ketinggalan memberikan tenaga. Kehadiran tokoh masyarakat dan pemuda semakin menambah kekuatan, ditopang dukungan Kepala Pekon Tampang Muda, Pak Hamid.

Ketua Kwarran Pematang Sawa, Kak Syahrir Syamsuddin, S.Pd., yang juga Kepala SDN 1 Tampang Muda, menegaskan bahwa gotong royong ini adalah wujud nyata persaudaraan. “Perbaikan jembatan ini tidak hanya membuka akses jalan, tetapi juga membuka harapan bagi anak-anak yang berangkat sekolah dan warga yang beraktivitas setiap hari,” ungkapnya.

Kini, jembatan gantung Tampang Muda bukan sekadar rangka besi dan kabel baja. Ia menjelma simbol kekuatan kebersamaan, di mana setiap tetes keringat menjadi bukti cinta terhadap kampung halaman. Kolaborasi lintas elemen inilah yang membuat jembatan ini kembali hidup, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

Jurnalis:(Suyudi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini