Gerak cepat dan kepedulian Kadis Perikanan Darma Setiawan dalam menata kawasan dermaga disambut apresiasi hangat dari masyarakat pesisir dan pelaku nelayan.
TANGGAMUS — Bintang Broadcast Media.
Di balik riuh ombak Teluk Semaka, tersimpan kisah sederhana tentang kepedulian dan aksi nyata pemerintah daerah.
Ketika banyak pihak menunggu, Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus justru memilih untuk bergerak cepat.
Langkah penertiban jaring mangkrak yang dilakukan baru-baru ini bukan hanya soal kebersihan dermaga, melainkan simbol hadirnya pemerintah di tengah masyarakat nelayan.
Kini, wajah Dermaga Teluk Semaka berubah total — lebih tertib, lapang, dan nyaman.
Aksi tanggap ini tak pelak menuai apresiasi luas dari nelayan, buruh bongkar muat, dan tokoh masyarakat pesisir.
Ketua buruh bongkar muat, Sukeri, mengaku lega dengan perubahan yang terjadi.
“Sekarang jalur bersih, akses bongkar muat lancar, dan tidak ada lagi jaring berserakan. Terima kasih kepada Dinas Perikanan, khususnya Pak Kadis yang cepat tanggap,” ujarnya.
Bagi nelayan Udin, langkah cepat Kadis Darma Setiawan mencerminkan kepedulian nyata pemerintah terhadap nasib nelayan kecil.
“Alhamdulillah, sekarang kami lebih nyaman bekerja. Pemerintah turun langsung, bukan hanya bicara. Semoga penataan ini terus berlanjut,” ungkapnya dengan senyum lepas.
Tokoh masyarakat pesisir, Mastang, juga tak ragu menyampaikan apresiasi.
“Dermaga ini urat nadi ekonomi warga. Kalau semrawut, semua terganggu. Sekarang sudah tertata rapi. Ini baru namanya pemerintah yang bergerak dengan hati,” tegasnya.
Kadis Darma Setiawan: “Pemerintah Tak Boleh Diam Saat Nelayan Mengeluh”
Menanggapi apresiasi tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus, Darma Setiawan, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai tanggung jawab moral pemerintah daerah terhadap masyarakat pesisir.
“Secara kewenangan, memang dermaga berada di bawah DKP Provinsi. Tapi ketika ada persoalan yang mengganggu aktivitas nelayan, kami tidak boleh berdiam diri. Pemerintah harus hadir, memberi solusi, dan memastikan nelayan bisa bekerja dengan tenang,” tegas Darma.
Ia juga menambahkan, penertiban dilakukan tanpa gesekan dan penuh pendekatan persuasif, dengan dukungan lintas sektor — mulai dari Pos AL, KUD Mina Teluk Semaka, hingga pengawas perikanan.
“Yang utama bagi kami adalah ketertiban dan kenyamanan bersama. Kami tetap bersinergi dengan provinsi untuk menata kawasan ini agar semakin baik,” ujarnya.
Momentum Perubahan di Pesisir Tanggamus
Bagi masyarakat Teluk Semaka, penertiban ini menjadi awal baru bagi penataan kawasan pelabuhan dan kehidupan nelayan.
Buruh, pedagang ikan, hingga nelayan kecil kini merasakan dampak positif dari kerja cepat dan responsif Dinas Perikanan.
“Kami doakan semoga Dinas Perikanan terus berpihak pada nelayan kecil. Kalau pemerintah seperti ini, kami siap ikut menjaga kebersihan dan ketertiban,” tutup Udin.
Kini, Dermaga Teluk Semaka bukan lagi sekadar tempat sandar perahu, tetapi simbol dari bagaimana kebijakan yang cepat dan tulus bisa menghadirkan senyum di wajah masyarakat pesisir Tanggamus.
Jurnalis— Bintang Broadcast Media tanggamus: Erwin

