Tanggamus — Bintang Broadcast Media Dalam dinamika pembangunan daerah di Provinsi Lampung, nama Dewi Handajani menjadi salah satu figur perempuan yang meninggalkan jejak penting dalam perjalanan pembangunan.
Mantan Bupati Kabupaten Tanggamus periode 2018–2023 yang akrab disapa Bunda Dewi ini dikenal sebagai pemimpin yang tidak hanya menjalankan roda birokrasi, tetapi juga membawa arah baru dalam pembangunan daerah, terutama dalam menggali potensi maritim yang selama ini belum tergarap maksimal.
Selama masa kepemimpinannya, Dewi Handajani memandang bahwa masa depan Tanggamus tidak hanya bertumpu pada sektor daratan, tetapi juga pada kekuatan pesisir dan laut yang dimiliki daerah tersebut. Dengan garis pantai yang luas serta posisi strategis, Tanggamus dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai kawasan ekonomi berbasis maritim.
Visi Maritim dan Pengembangan Teluk Semaka
Salah satu langkah strategis yang menjadi perhatian publik dalam kepemimpinan Dewi Handajani adalah dorongan terhadap pembangunan Kawasan Industri Maritim (KIM) di wilayah Teluk Semaka.
Bagi Dewi Handajani, laut bukan sekadar bentang alam yang indah, melainkan sumber kekuatan ekonomi masyarakat pesisir yang harus dikelola secara serius dan berkelanjutan.
Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, ia berupaya membuka peluang investasi serta memperkuat fondasi pembangunan maritim di Tanggamus.
Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
Program Pembangunan Berbasis Data
Dalam menjalankan pemerintahan, Dewi Handajani menekankan pentingnya kebijakan yang lahir dari data yang valid dan perencanaan yang matang.
Melalui program Sapta Prapta, ia berupaya mengintegrasikan berbagai janji pembangunan ke dalam kerangka program yang terukur dan sistematis.
Pendekatan ini memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten hingga tingkat pekon, sehingga arah pembangunan dapat berjalan selaras dan terkoordinasi dengan baik.
Stabilitas daerah pun tetap terjaga melalui kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.
Inovasi Pelayanan yang Menyentuh Masyarakat
Selain fokus pada pembangunan makro, kepemimpinan Dewi Handajani juga ditandai dengan berbagai inovasi pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
Beberapa program yang menjadi perhatian publik di antaranya:
Kartu Lansia Tanggamus (KLT) sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga lanjut usia.
Motor Reaksi Cepat (MRC) Yankes, layanan kesehatan bergerak untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dengan akses geografis sulit.
Program percepatan penanganan stunting, yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan Tanggamus.
Program-program tersebut menunjukkan bahwa pembangunan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kepemimpinan Tegas dan Humanis
Di tengah dinamika pemerintahan daerah, Dewi Handajani dikenal sebagai pemimpin yang tegas dalam kebijakan namun tetap humanis dalam pendekatan kepada masyarakat.
Kedekatannya dengan warga membuat sosoknya kerap dipandang sebagai figur “bunda” bagi masyarakat Tanggamus.
Perjalanan kepemimpinannya menjadi bagian dari upaya panjang membangun fondasi masa depan Kabupaten Tanggamus.
Dengan visi pembangunan yang jelas serta komitmen terhadap kesejahteraan rakyat, Dewi Handajani telah meninggalkan jejak penting dalam transformasi pembangunan daerah, dari program-program kerakyatan hingga gagasan besar menjadikan Tanggamus sebagai kekuatan ekonomi maritim di masa depan.
(Roni– Bintang Broadcast Medi)

