TANGGAMUS, Bintang Broadcast Media – Kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Gibran Center DPD Tanggamus. Organisasi tersebut menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Sahabuddin (31), korban kebakaran rumah di Dusun Sinar Jaya, Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Kamis (4/6/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Gibran Center Tanggamus, Yuliar Baro, bersama sejumlah pengurus dan anggota yang hadir mewakili Ketua Gibran Center Tanggamus, Firlinda, S.E., M.Kn., M.H. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan berbagai kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban keluarga korban pascakebakaran yang terjadi pada 28 Mei 2026 lalu.
Dalam keterangannya, Yuliar Baro menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan solidaritas sosial dari keluarga besar Gibran Center Tanggamus terhadap warga yang sedang mengalami musibah.
“Kehadiran kami di sini merupakan amanah dari Ketua Gibran Center Tanggamus, Ibu Firlinda, untuk menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara Sahabuddin beserta keluarganya. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi keluarga untuk bangkit kembali,” ujar Yuliar.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta serta sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, mi instan, roti, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Menurutnya, meskipun bantuan tersebut tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban, setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga dalam masa pemulihan pascabencana.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban. Yang terpenting adalah memberikan dukungan moral agar mereka tetap kuat dan optimistis menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Sahabuddin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Gibran Center Tanggamus kepada keluarganya.
Ia menceritakan, peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis malam, 28 Mei 2026, sekitar pukul 22.00 WIB saat dirinya sedang beristirahat bersama anak-anaknya. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah dapur yang kemudian diikuti kobaran api yang dengan cepat membesar.
“Saya sedang tidur bersama anak-anak. Setelah mendengar suara ledakan dari dapur, saya langsung bergegas menyelamatkan anak-anak keluar rumah. Api sangat cepat membesar sehingga kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang di dalam rumah,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, rumah yang sebagian besar berbahan papan kayu ludes terbakar. Sejumlah harta benda, termasuk tiga unit sepeda motor, satu unit sepeda, perlengkapan sekolah anak-anak, pakaian, serta barang berharga lainnya turut hangus dilalap api.
Hingga saat ini, Sahabuddin bersama istri dan ketiga anaknya masih mengungsi dan menumpang di rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran sambil menunggu bantuan dan upaya pemulihan tempat tinggal mereka.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan Gibran Center Tanggamus tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Di tengah situasi sulit yang dihadapi korban, kepedulian berbagai pihak dinilai menjadi energi positif untuk membantu proses pemulihan dan membangkitkan kembali semangat keluarga yang terdampak musibah.
(Roni/Bintang Broadcast Media)

