BINTANG BROADCAST MEDIA – Tim Nasional Spanyol resmi dinobatkan sebagai juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada partai final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat. Gol kemenangan La Roja dicetak Ferran Torres pada menit ke-106, sekaligus memastikan gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah sepak bola Spanyol.
Keberhasilan tersebut tidak hanya mengukuhkan dominasi Spanyol di panggung sepak bola dunia, tetapi juga menghadirkan hadiah finansial yang sangat besar. FIFA mengalokasikan total dana hadiah sebesar US$871 juta atau sekitar Rp14,3 triliun, menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai edisi dengan total hadiah terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen tersebut.
Sebagai juara dunia, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) berhak menerima hadiah utama sebesar US$51 juta atau sekitar Rp841,5 miliar. Sementara itu, Argentina sebagai runner-up memperoleh US$34 juta, sedangkan Inggris yang finis di posisi ketiga menerima US$30 juta dan Prancis di peringkat keempat mendapatkan US$28 juta.
Di bawah skema baru FIFA, seluruh negara peserta Piala Dunia 2026 juga memperoleh dana partisipasi minimal US$12,5 juta, yang terdiri atas US$2,5 juta untuk biaya persiapan serta US$10 juta sebagai bonus keikutsertaan. Besaran tersebut meningkat dibandingkan Piala Dunia 2022 di Qatar, sebagai bentuk dukungan FIFA terhadap bertambahnya jumlah peserta menjadi 48 negara serta meningkatnya kebutuhan operasional selama turnamen.
Distribusi hadiah diberikan secara bertingkat sesuai capaian masing-masing tim. Dengan demikian, seluruh peserta tetap memperoleh kompensasi finansial meski gagal melangkah jauh di turnamen.
Kesuksesan Spanyol pada Piala Dunia 2026 menjadi penutup sempurna perjalanan impresif La Roja sepanjang turnamen. Selain mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola, Spanyol juga mencatatkan sejarah baru dengan kembali berdiri di puncak dunia, sementara FIFA menciptakan rekor baru melalui total hadiah terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.(Roni)

