Bandar Lampung– Menjelang pelaksanaan **Temu Karya VIII Karang Taruna Provinsi Lampung**, dinamika bursa calon Ketua Karang Taruna mulai menghangat. Sejumlah nama mulai diperbincangkan, salah satunya **Wahrul Fauzi Silalahi**, yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk memimpin organisasi kepemudaan tersebut.
Nama mantan **Direktur LBH Bandar Lampung** itu mencuat seiring mengalirnya dukungan dari sejumlah pengurus Karang Taruna kabupaten/kota di Lampung. Mereka menilai Wahrul memiliki kapasitas, pengalaman organisasi, serta rekam jejak kepemimpinan yang dinilai mampu membawa Karang Taruna menjadi organisasi yang lebih progresif dan berdampak bagi masyarakat.
Sejumlah pengurus daerah menilai sosok Wahrul memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan pemuda, advokasi sosial, serta pembangunan sumber daya manusia. Pengalaman yang dimilikinya dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang kesejahteraan sosial dan pengembangan generasi muda.
*”Karang Taruna membutuhkan pemimpin yang mampu membangun kolaborasi, memperkuat organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan, serta menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”* ujar salah seorang pengurus daerah yang enggan disebutkan namanya.
Meski demikian, hingga saat ini proses penjaringan calon masih berlangsung dan pelaksanaan Temu Karya VIII akan menjadi forum resmi untuk menentukan nahkoda baru Karang Taruna Provinsi Lampung. Sejumlah nama lain juga diperkirakan akan ikut meramaikan kontestasi.
Apabila memperoleh mandat dari peserta Temu Karya, Wahrul Fauzi Silalahi diharapkan mampu membawa semangat pembaruan serta memperkuat eksistensi Karang Taruna sebagai wadah pengembangan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berkontribusi terhadap pembangunan di Provinsi Lampung.

