Amuk Massa di Lampung Tengah Rumah Lurah Dibakar, Ratusan Aparat Dikerahkan!

0

 

 

LAMPUNG – Suasana mencekam menyelimuti Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, setelah pecahnya kerusuhan yang berujung pada pembakaran rumah Kepala Kampung. Warga yang tersulut emosi mengamuk hingga menyebabkan kobaran api melalap habis rumah sang lurah, memaksa aparat keamanan turun tangan dalam jumlah besar.

Ketegangan memuncak usai munculnya kabar penusukan yang diduga melibatkan kerabat Kepala Kampung, disusul isu panas tentang dugaan penyelewengan bantuan sosial beras. Dalam hitungan jam, massa bergerak liar, dan situasi berubah menjadi tidak terkendali.

Menghadapi kondisi genting tersebut, Polres Lampung Tengah bersama TNI mengerahkan 200 personel gabungan, termasuk Dalmas, Brimob, serta anggota Polres dan Polsek Terusan Nunyai, guna mengamankan lokasi yang sempat menjadi medan amuk warga.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Alsyahendra, menyampaikan bahwa ketegangan mulai mereda pada Sabtu (17/5/2025) petang.

“Kami telah melakukan pendekatan secara humanis kepada masyarakat untuk meredakan situasi,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Meski demikian, penjagaan ketat masih berlangsung, dengan aparat bersenjata berjaga di titik-titik rawan. Bau sisa kebakaran masih menyengat di udara, menyisakan gambaran jelas tentang amarah yang telah meledak.

Kapolres juga memberikan peringatan tegas kepada warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi tidak benar yang beredar.

“Kami memastikan seluruh tindak pidana yang terjadi tetap ditangani secara profesional,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, investigasi atas kerusuhan, penusukan, dan dugaan penyelewengan bantuan sosial masih berjalan. Polisi berkomitmen untuk mengungkap kebenaran dan membawa pelaku ke meja hukum, sementara masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini