Tanggamus — Bintang Broadcast Media Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan Masa Khidmat 2025–2030 sebagai momentum strategis memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan arah gerak kepengurusan, serta mempertegas peran Nahdlatul Ulama dalam pengabdian kepada umat dan masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Solidaritas dan Kemandirian Organisasi” tersebut dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tanggamus, unsur LPNU, badan otonom (Banom), serta seluruh pengurus PCNU se-Kabupaten Tanggamus sebagai bentuk penguatan koordinasi dan kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi pada masa khidmat 2025–2030.

Forum koordinasi ini dipimpin oleh jajaran kepengurusan yang terdiri dari Rais KH. Marzuki Amin, Katib Drs. KH. A. Damiri, M.Pd., Ketua PCNU Kabupaten Tanggamus KH. Samsul Hadi, M.Pd.I, dan Sekretaris Mujibul Umam, S.E., M.I.P.Dalam sambutannya, KH Samsul Hadi, M.Pd.I menegaskan bahwa organisasi besar harus dibangun di atas fondasi persatuan, tata kelola yang kuat, dan semangat kaderisasi yang berkelanjutan. Menurutnya, masa khidmat 2025–2030 harus menjadi periode penguatan kelembagaan yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari tertib administrasi dan program kerja, tetapi juga dari keberhasilan mencetak kader yang berprestasi serta mampu menjaga nilai-nilai perjuangan dan pengabdian Nahdlatul Ulama.
Dalam forum tersebut, perhatian juga tertuju pada kontribusi Ketua Pagar Nusa, Ir. H. Hajin M. Umar, yang dinilai konsisten membangun pembinaan atlet serta kader muda melalui jalur pencak silat sebagai bagian dari penguatan karakter dan regenerasi organisasi.
Hasil pembinaan tersebut tercermin dari sejumlah capaian prestasi yang berhasil diraih, di antaranya Juara 3 Tingkat Internasional Bahrul Ulum Jombang Cup Jawa Timur, Juara 3 Nasional Kejurnas Pagar Nusa, Juara 2 Nasional Kejurnas Pagar Nusa, Juara 1 O2SN Kabupaten Tanggamus dan akan mewakili Provinsi Lampung, Juara Umum 3 Tingkat Provinsi pada ajang UIN Raden Intan Cup, perolehan 10 medali emas pada Piala Rektor Universitas Lampung, 10 medali emas pada Gubernur Cup, serta menjadi bagian dari Kontingen Sirkuit Pencak Silat mewakili Zona 1 yang meliputi Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Utara, dan Lampung Tengah.
Deretan prestasi tersebut menjadi gambaran bahwa penguatan organisasi berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia yang kompetitif, berkarakter, dan memiliki daya saing hingga tingkat nasional maupun internasional.
Rangkaian kegiatan rapat koordinasi berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan. Menjelang penutupan, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Mahfud sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran amanah organisasi, serta keberhasilan program kerja selama masa khidmat yang telah ditetapkan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran Syuriah dan Tanfidziyah, unsur LPNU, Banom, Ketua Pagar Nusa, serta seluruh pengurus PCNU se-Kabupaten Tanggamus sebagai simbol kekompakan, soliditas, dan komitmen bersama dalam menjaga marwah organisasi serta memperkuat pengabdian kepada umat.
Melalui rapat koordinasi ini, PCNU Kabupaten Tanggamus menegaskan tekad untuk terus menjaga solidaritas, memperluas kaderisasi, serta menghadirkan organisasi yang mandiri, produktif, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat.(Roni)

