Bandar Lampung —Bintang Broadcast Media Capaian membanggakan kembali ditorehkan SMA Negeri 2 Bandar Lampung dan SMA Negeri 14 Bandar Lampung. Keberhasilan para siswa menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bergengsi menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di Provinsi Lampung yang terus berkembang, sekaligus menegaskan bahwa kemajuan tidak harus dibangun dari rivalitas, melainkan sinergi.
Kepala SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Sevensari, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa prestasi yang diraih kedua sekolah bukanlah bentuk persaingan, melainkan wujud komitmen bersama untuk terus maju. Hal ini sejalan dengan jargon PSMA, “Maju Bersama Hebat Semua.”
“Saya senang ketika kita sama-sama maju. Ini bukan soal siapa yang lebih unggul, tetapi bagaimana kita bisa memberikan yang terbaik untuk Lampung,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian SMA Negeri 14 Bandar Lampung yang berhasil meloloskan banyak siswanya ke PTN. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi pembinaan yang terarah, termasuk pembentukan tim khusus untuk mendorong siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Ketika saya di SMA Negeri 14, kami memiliki tim yang fokus mengarahkan siswa yang awalnya enggan melanjutkan ke PTN. Alhamdulillah, upaya itu berhasil,” ungkapnya.
Berbeda dengan kultur di SMA Negeri 14, SMA Negeri 2 Bandar Lampung justru didominasi oleh siswa dengan semangat tinggi untuk melanjutkan ke PTN, bahkan dengan ekspektasi yang besar terhadap kampus tujuan.
“Di SMA Negeri 2, hampir semua siswa memiliki keinginan kuat melanjutkan ke PTN dengan target tinggi.
Kami tetap melakukan pembimbingan secara intensif, namun karena ekspektasi mereka tinggi, secara kuantitas memang berada di bawah SMA Negeri 14,” jelasnya.
Meski demikian, dari sisi kualitas, SMA Negeri 2 Bandar Lampung tetap menunjukkan dominasinya di tingkat provinsi. Tercatat, sebanyak 32 siswa berhasil menembus jajaran Top Ten PTN terbaik di Indonesia—sebuah capaian yang menegaskan posisi sekolah tersebut sebagai salah satu yang terdepan di Lampung.
Di balik capaian tersebut, terselip rasa haru yang mendalam dari Sevensari. Ia mengaku bangga sekaligus terenyuh melihat perjuangan para siswa yang akhirnya berbuah manis.
“Jujur, ini bukan sekadar angka atau prestasi di atas kertas. Ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan perjuangan panjang anak-anak kami. Ada rasa haru yang sulit diungkapkan ketika melihat mereka satu per satu berhasil meraih mimpi,” tuturnya penuh emosi.
Ia menambahkan, setiap siswa memiliki cerita perjuangan yang tidak sederhana—mulai dari tekanan belajar, pengorbanan waktu, hingga harapan besar dari keluarga.
“Ketika mereka datang memberi kabar kelulusan, ada yang menangis, ada yang langsung sujud syukur. Di momen itu, kami sebagai pendidik ikut larut. Ini bukan hanya kebanggaan sekolah, tapi kebahagiaan bersama,” lanjutnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga lingkungan sekolah yang saling mendukung.
“Harapan kami, mereka tidak berhenti di sini.Terus melangkah, bawa nama baik Lampung, dan suatu hari kembali memberi manfaat bagi daerah,” pungkasnya.
Prestasi yang diraih kedua sekolah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh satuan pendidikan di Lampung untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat sinergi, serta membangun ekosistem pendidikan yang kompetitif sekaligus kolaboratif.
Dengan semangat “Maju Bersama Hebat Semua,” generasi muda Lampung diyakini mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.(Roni)

