
Dalam laga El Clásico yang berlangsung di Stadion Montjuïc, Barcelona berhasil melakukan comeback dramatis dengan mengalahkan Real Madrid 4-3. Pertandingan ini hampir dipastikan mengantarkan Barcelona menuju gelar La Liga musim ini.
Real Madrid memulai pertandingan dengan sangat baik, unggul 2-0 dalam 15 menit pertama berkat dua gol cepat dari Kylian Mbappé, yang mencetak gol melalui penalti dan tendangan terbuka. Namun, Barcelona bangkit dengan luar biasa. Eric García mencetak gol pertama bagi Barcelona, diikuti oleh gol spektakuler dari Lamine Yamal yang menyamakan kedudukan. Raphinha kemudian mencetak dua gol tambahan, membawa Barcelona unggul 4-2 sebelum jeda babak pertama.
Di babak kedua, Mbappé berhasil mencetak gol ketiganya, namun itu tidak cukup untuk menyelamatkan Real Madrid. Barcelona berhasil mempertahankan keunggulan mereka meskipun ada beberapa peluang dari Madrid, termasuk gol yang dianulir oleh VAR dan peluang terakhir dari debutan Victor Muñoz yang gagal dimanfaatkan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengungkapkan perasaan campur aduk setelah kemenangan ini. Meskipun kemenangan ini hampir memastikan gelar La Liga, Flick menekankan pentingnya perbaikan dalam pertahanan menjelang pertandingan-pertandingan terakhir musim ini. Ia juga memuji sikap dan potensi serangan timnya, yang telah mencetak 95 gol di liga musim ini.
Dengan kemenangan ini, Barcelona kini unggul tujuh poin dari Real Madrid dengan hanya tiga pertandingan tersisa, dan mereka dapat mengunci gelar La Liga dengan kemenangan berikutnya atau jika Madrid gagal menang dalam pertandingan mereka.
