Tanggamus — Sabtu (17/5/2025)
Dyah Cahya Prameswari, seorang putri dari keluarga sederhana di Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Kotaagung Timur, Tanggamus, kini resmi menyandang gelar dokter. Perjuangannya menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih cita-cita.
Putri dari Saimo, seorang Pendamping SDM Program Keluarga Harapan (PKH), dan Rusmiati, ibu rumah tangga yang membuka warung kecil di rumah, menempuh jalan panjang dan berliku untuk mencapai impian masa kecilnya menjadi tenaga kesehatan.
Lulus dari SMAN 1 Kotaagung dengan segudang prestasi, termasuk Juara Nasional Lomba Sains Biologi, Dyah memperoleh kesempatan masuk Fakultas Kedokteran melalui jalur SBMPTN pada 2018 dengan beasiswa prestasi yang kemudian beralih menjadi KIP-Kuliah.
“Alhamdulillah, seluruh tahapan perkuliahan telah saya selesaikan. Sekarang tinggal menunggu masa internship atau izin praktik,” ujar Dyah usai prosesi wisuda di Gedung Serba Guna Universitas Lampung,
Selama kuliah, Dyah dikenal sebagai mahasiswa tekun dan berdedikasi. Ia terbiasa belajar di dini hari, membaca buku referensi dosen, serta aktif berdiskusi dengan rekan sejawat. Tak jarang, saat libur kuliah, ia tetap membantu orang tua di rumah.
“Ayah selalu mendampingi warga dampingannya tanpa mengenal waktu. Itu jadi inspirasi saya untuk tidak mudah menyerah,” tuturnya.
Capaian Dyah mendapat apresiasi dari sang ayah, Saimo. “Kami bangga sekali. Meski kami bukan keluarga mampu, Dyah bisa menjadi dokter. Ini bukan hanya kebanggaan keluarga, tapi juga persembahan kami untuk bangsa,” ujar Saimo haru.
Dyah menuntaskan kuliahnya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,58 dan menyelesaikan tahap koas di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung.
Kisah Dyah menjadi simbol bahwa pendidikan tinggi bukan hak istimewa, tetapi hak setiap anak bangsa yang mau berjuang. Dari desa kecil di Tanggamus, Dyah membuktikan bahwa cita-cita bisa dicapai dengan semangat, dukungan, dan keberanian bermimpi.
Bintang Broadcast Media ( Syahroni )

