Lampung Tengah 25 Juni 2025– Bintang Broadcast Media
Dalam kunjungan khusus yang dilakukan oleh tim redaksi Bintang Broadcast Media ke SMAN 1 Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, terjalin sebuah wawancara eksklusif bersama Kepala Sekolah, Drs. Nyoman Suarmo, M.M. Wawancara ini menggali pandangan sekolah terhadap kepemimpinan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Bapak Thomas Americo, juga menyoroti keunggulan sekolah dan harapan ke depan bagi dunia pendidikan di Lampung.
Menurut Kepala SMAN 1 Terbanggi Besar, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menunjukkan perhatian besar terhadap kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung. Program-program unggulan seperti penghapusan uang komite dan penggratisan pengambilan ijazah dinilai sangat membantu pihak sekolah serta meringankan beban wali murid.
“Program sekolah unggulan yang digagas Gubernur benar-benar berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan. Kami bisa merasakan langsung manfaatnya,” ujar Nyoman Suarmo.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, juga mendapat apresiasi tinggi. Program-program seperti SPMB yang tegas dalam regulasi, sekolah rakyat, hingga sekolah cangkok disebut memberikan peluang lebih besar bagi siswa-siswa berprestasi untuk mengembangkan kompetensinya.
“Pak Thomas adalah sosok yang sangat tegas dan sekaligus familier. Beliau kerap turun langsung ke lapangan, memberi motivasi kepada pendidik dan tenaga kependidikan. Ini sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan kedisiplinan dan kualitas kerja,” imbuh Nyoman.
Sekolah ini dikenal memiliki berbagai prestasi membanggakan, mulai dari kelas Duta hingga tingkat keberhasilan masuk Perguruan Tinggi Negeri yang menduduki posisi kedua se-Provinsi Lampung.
Di bidang akademik, SMAN 1 Terbanggi Besar aktif dalam ajang olimpiade, serta menerapkan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan Gerakan Literasi Madrasah (GLM). Sekolah juga menerapkan pembelajaran dan penilaian berbasis digital yang sejalan dengan era teknologi saat ini.
“Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dari Kemendikbud juga kami jalankan secara konsisten untuk membentuk karakter siswa yang unggul,” jelasnya.
Di akhir wawancara, Kepala SMAN 1 Terbanggi Besar menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Provinsi dan Dinas Pendidikan. Ia berharap agar para pendidik dan tenaga kependidikan mendapatkan ruang pengembangan yang lebih luas serta kejelasan status, terutama bagi tenaga honorer.
“Kami berharap Bosda ke depan bisa ditingkatkan, dan Dinas Pendidikan dapat terus memfasilitasi kebutuhan sekolah, baik dalam aspek SDM maupun sarana prasarana. Karena saat ini sekolah sudah tidak boleh lagi menerima tenaga honorer dan tidak diperkenankan memungut uang PSM,” tegasnya.
Wawancara ini mencerminkan sinergi positif antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem belajar yang inklusif dan berkualitas di Provinsi Lampung. SMAN 1 Terbanggi Besar menjadi contoh nyata sekolah yang terus berinovasi di tengah tantangan, serta berkomitmen penuh dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.

