Sukarame, Bandar Lampung – Menanggapi laporan masyarakat yang disampaikan melalui media terkait kondisi jalan rusak dan berlubang di wilayah Way Dadi Baru Kecamatan Sukarame, Pemerintah Kecamatan menyampaikan tanggapan resmi sekaligus memaparkan langkah-langkah nyata yang telah dilakukan di lapangan.
Camat Sukarame, Zolahudin Zamzami, S.E., M.M., menegaskan bahwa keluhan masyarakat sudah menjadi perhatian serius dan telah masuk dalam daftar skala prioritas untuk ditindaklanjuti.
“Kami sangat memahami keresahan warga. Jalan rusak di Way Dadi Baru sudah kami inventarisasi dan ajukan ke Dinas PU Kota Bandar Lampung. Prosesnya sedang berjalan sesuai mekanisme anggaran yang ada. Mohon bersabar karena ini memerlukan tahapan birokrasi yang tidak bisa instan,” jelasnya.
Drainase & Kebersihan Lingkungan: Aksi Nyata Sudah Berjalan
Tak hanya fokus pada perbaikan jalan, Pemerintah Kecamatan Sukarame juga menaruh perhatian besar pada isu drainase, kebersihan lingkungan, dan pencegahan banjir.
Plh. Lurah Way Dadi Baru, Eka Fitriandi, S.T., mengungkapkan bahwa pemerintah kelurahan telah menjalankan berbagai aksi gotong royong yang melibatkan elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelancaran saluran air.
“Kami punya dua program unggulan, yaitu
JUM’AT BERIMAN (BERsih Indah MAsyarakat Nyaman) dan
MINGGU CERIA (Ciptakan kElurahan Ramah Indah & Nyaman),
yang merupakan gerakan inovatif berskala kelurahan,” ujar Eka.
Melalui dua program ini, pemerintah bersama perangkat kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, Linmas, dan warga sekitar melakukan kegiatan rutin seperti : Grebek Kali
Pembersihan Drainase dan saluran air
Pengangkatan sampah rumah tangga dan liar
Pemangkasan semak-semak yang berpotensi menghambat aliran air
Program ini bukan hanya meningkatkan kenyamanan lingkungan, tetapi juga membangun semangat kolaborasi warga dan membentuk kesadaran kolektif terhadap kebersihan lingkungan.
Imbauan untuk Media dan Kolaborasi Positif
Pemerintah Kecamatan Sukarame mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi dari masyarakat, namun juga mengajak semua pihak untuk menjaga narasi yang berimbang dan membangun.
“Kami terbuka pada kritik dan masukan. Tapi marilah kita juga sampaikan bahwa ada upaya, ada kerja nyata, ada kolaborasi. Kita ingin informasi tidak hanya menyudutkan, tapi juga memberi semangat bersama untuk memperbaiki,” tutup Camat Zolahudin.
Dengan kerja sama seluruh unsur, termasuk media, warga, dan pemerintah, diharapkan perbaikan infrastruktur dan lingkungan di Sukarame dapat berjalan efektif, bertahap, dan berkelanjutan demi kenyamanan bersama.

