Guru SD di Pesawaran Viral, Pernah Diproses Februari Kini Diberhentikan Sementara

0

 

 

 

Pesawaran – Kasus seorang guru di UPTD SDN 5 Kedondong, Kabupaten Pesawaran, kembali menyita perhatian publik setelah sebuah video insiden pada 28 Juli 2025 viral di media sosial. Guru berinisial H tersebut kini diberhentikan sementara dan kasusnya tengah ditangani oleh pihak kepolisian serta menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Pesawaran.

Berdasarkan dokumen resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, persoalan mengenai guru tersebut bukan kali pertama terjadi. Pada Februari 2025, Dinas telah menerbitkan surat pemeriksaan dengan nomor 800/393/IV.01/P2K/II/2025, menindaklanjuti laporan Kepala UPTD SDN 5 Kedondong terkait dugaan pelanggaran kedisiplinan. Saat itu, guru yang bersangkutan kedapatan mengajar sambil merokok di dalam kelas serta tidak mengenakan seragam ASN sesuai ketentuan.

Kronologi Kasus
Pada bulan Februari 2025, pihak sekolah telah melakukan pemeriksaan internal dan menemukan bahwa guru bersangkutan memiliki riwayat pengobatan kejiwaan di puskes setempat. Dengan mempertimbangkan adanya perubahan sikap yang lebih baik, ia masih diperkenankan mengajar namun tetap dalam pengawasan.

Namun pada tanggal 28 Juli 2025, terjadi kembali sebuah insiden yang kemudian viral di publik. Pihak sekolah bersama aparat terkait bergerak cepat dengan menyerahkan kasus ini kepada kepolisian serta memberhentikan sementara guru tersebut dari tugas mengajar.

Langkah lanjutan kemudian ditempuh melalui surat Dinas Pendidikan Nomor 800/1531/IV.01/P2K/VII/2025, yang meminta Inspektorat Kabupaten Pesawaran melakukan pemeriksaan serta menindaklanjuti laporan kejadian tersebut.

Saat ini, proses lebih lanjut masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat dan hasil evaluasi medis terkait kondisi kejiwaan yang bersangkutan.

Komitmen Sekolah dan Pemerintah Daerah
Pihak sekolah menegaskan bahwa keputusan diambil semata-mata demi menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didik. Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran memastikan proses hukum dan pemeriksaan kedisiplinan ASN tetap berjalan sesuai aturan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental tenaga pendidik, serta perlunya pengawasan berkelanjutan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini