Bandarlampung — Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Lampung XVI Tahun 2025 yang digelar di Balai Keratun, Komplek Pemerintah Provinsi Lampung, Bandarlampung, Senin (27/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka Mabida) Gerakan Pramuka Lampung menyerahkan penghargaan Kwarcab Tergiat 2025 kepada sejumlah kwartir cabang yang dinilai aktif dan berprestasi.
Gerakan Pramuka Kwarcab Lampung Utara berhasil meraih Juara Umum II, dan penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kak M. Erwinsyah (Kak Erwin) selaku Ketua Kwarcab Lampung Utara untuk periode kedua kalinya (2025–2030).
Adapun Juara Umum I diraih oleh Kwarcab Lampung Tengah, sedangkan Juara Umum III diperoleh oleh Kwarcab Tulang Bawang Barat.
Keberhasilan Kwarcab Lampung Utara menempati posisi kedua tidak lepas dari prestasi di dua kategori unggulan, yaitu Kwarcab Tergiat Bidang Usaha dan Sarana Prasarana, serta Kwarcab Tergiat Bidang Binamuda.
Penghargaan ini menjadi predikat bergengsi sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan kwartir cabang dalam melaksanakan kegiatan kepramukaan dan menjalankan roda organisasi kwartir selama masa bakti Kwarda Lampung 2020–2025.
Selain itu, Kwarcab Lampung Utara juga menerima penghargaan khusus dari Kwarda Lampung karena sukses menjadi tuan rumah peringatan Hari Pramuka tahun 2023.
Dalam wawancara via telepon, Kak Erwin, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Lampung Utara, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Terima kasih kepada Bupati Lampung Utara selaku Ka Mabicab yang selalu memberikan dukungan dan pembinaan kepada Kwarcab Lampung Utara. Penghargaan ini juga hasil kerja keras seluruh pengurus Kwarcab dan Kwaran se-Lampung Utara yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan kepramukaan selama ini,” ujar Kak Erwin, ayah dari tiga anak tersebut. (bento)

