Tanggamus – Bintang Broadcast Media Polsek Kota Agung Polres Tanggamus melakukan identifikasi terkait kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga di RT 2 RW 4, Dusun Madang Atas, Pekon Kusa, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Senin (13/7/2026) sore.
Kapolsek Kota Agung AKP Feriyantoni, S.H., M.H., mengatakan, dalam penanganan peristiwa tersebut, pihaknya juga membantu proses evakuasi dua korban yang mengalami luka bakar ke RSUD Batin Mangunang.
“Rumah terbakar merupakan milik korban Makmun (58) yang bagian depannya merupakan warung bahan pokok,” kata AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.20 WIB, bermula korban sedang memindahkan Pertalite dari mobil pribadinya ke dalam jeriken untuk dijual eceran. Diduga terjadi percikan api akibat korsleting listrik dari kios yang menyatu dengan rumah korban, sehingga menyambar bahan bakar yang sedang dipindahkan.
Korban yang panik menyebabkan BBM tumpah dan api langsung membakar tubuhnya serta merambat ke bangunan rumah. Melihat kejadian tersebut, istri korban, Sumini (50), berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar berdatangan membantu dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Dalam pemadaman itu dilakukan oleh dua unit mobil pemadam kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tanggamus, satu unit mobil suplai air, serta dua unit mobil pemadam kebakaran milik Yon TP 945/PPC yang didukung satu peleton personel TNI tiba di lokasi.
“Setelah melakukan pemadaman selama kurang lebih 30 menit, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB,” jelasnya.
Kapolsek mengungkapkan, akibat kebakaran tersebut, korban Makmun mengalami luka bakar sekitar 85 persen, sedangkan istrinya Sumini mengalami luka bakar sekitar 15 persen. Keduanya dalam kondisi sadar saat dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain kedua korban, akibat kebakaran tersebut satu unit rumah yang menyatu dengan kios penjualan bahan pokok, BBM eceran dan gas elpiji berikut satu unit mobil, satu unit sepeda motor, serta seluruh isi warung juga ikut terbakar.
“Akibat kebakaran, pemilik rumah mengalami luka bakar 85 persen dan 15 persen, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar,” ungkapnya.
Kapolsek menegaskan, berdasarkan hasil identifikasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting atau arus pendek listrik yang menyambar BBM jenis Pertalite saat dipindahkan dari tangki mobil ke dalam jeriken.
“Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik yang kemudian menyambar Pertalite yang sedang dipindahkan sehingga api dengan cepat membesar,” tandasnya. (Roni)

