Lampung Disiapkan Jadi Gerbang Trans Sumatera Railway 1.400 Kilometer, Studi Kelayakan Ditargetkan Mulai 2027

0

 

 

 

 

 

 

 

Bandar Lampung– Provinsi Lampung diproyeksikan menjadi gerbang utama jaringan **Trans Sumatera Railway (TSR)** yang akan menghubungkan Pulau Sumatera dari **Banda Aceh hingga Bandar Lampung** dengan panjang lintasan sekitar **1.400 kilometer**. Gagasan ini diharapkan menjadi tonggak baru konektivitas nasional sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Sumatera.

Pemerintah bersama para pemangku kepentingan disebut tengah menyiapkan tahapan awal proyek, dengan **studi kelayakan (feasibility study)** ditargetkan mulai disusun pada **2027** sebagai dasar penentuan trase, kebutuhan investasi, analisis lingkungan, hingga skema pendanaan. Tahap tersebut menjadi fondasi sebelum proyek dapat memasuki fase perencanaan teknis dan konstruksi.

Keberadaan Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dinilai memiliki posisi strategis karena terhubung langsung dengan Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni. Pengembangan jaringan kereta lintas Sumatera diharapkan mampu memangkas biaya logistik, mempercepat mobilitas penumpang dan barang, serta mendorong tumbuhnya kawasan industri, pelabuhan, dan pusat ekonomi baru di sepanjang koridor rel.

Selain memperkuat angkutan massal, Trans Sumatera Railway diproyeksikan menjadi tulang punggung distribusi komoditas unggulan, mulai dari hasil pertanian, perkebunan, pertambangan, hingga industri manufaktur. Integrasi moda transportasi ini juga diharapkan mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan raya serta meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional.

Meski demikian, hingga saat ini proyek masih berada pada tahap pengembangan konsep dan kajian. Jadwal studi kelayakan maupun tahapan berikutnya masih bergantung pada keputusan pemerintah serta proses perencanaan resmi yang akan ditetapkan ke depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini