Bimtek Ekraf Tanggamus Ditutup, Marhasan Samba Dorong Kreativitas Jadi Nilai Ekonomi Berkelanjutan

0

TANGGAMUS —Bintang Broadcast Media- Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus tidak diarahkan berhenti sebagai kegiatan peningkatan kapasitas. Lebih jauh, pelatihan subsektor seni musik dan seni pertunjukan diharapkan mampu membuka akses pasar, memperluas peluang pendapatan, dan mendorong kreativitas menjadi aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Bimtek yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus selama dua hari, 18–19 September 2026, di Aula Wisata Pantai Muara Indah, Kotaagung, resmi ditutup, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Kotaagung Adi Putra, S.E., Lurah Baros, serta Ketua Ekonomi Kreatif Azuwansyah. Camat Kotaagung dan Ketua Ekonomi Kreatif juga menyampaikan sambutan dalam rangkaian penutupan kegiatan.

Kepala Disparekraf Tanggamus Marhasan Samba menegaskan pentingnya keterbukaan dan kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku ekonomi kreatif.

“Kita terbuka. Kita selaku manusia sosial tidak akan bisa berdiri sendiri. Artinya, keterkaitan, ketergantungan, komunikasi, kolaborasi, itu sangat dibutuhkan,” kata Marhasan.

Menurutnya, kreativitas harus memiliki ruang untuk berkembang dan dipasarkan. Karena itu, ia mendorong terbentuknya pasar ekonomi kreatif yang dapat mempertemukan karya dengan peluang ekonomi.

“Kalau saya sebenarnya kepengin ada pasar ekraf kita,” ujarnya.

Marhasan mengingatkan bahwa membangun ekosistem ekonomi kreatif bukan hanya soal menciptakan program, tetapi juga bagaimana merawat dan mempertahankannya.

“Ketika kita membentuk itu yang paling sulit adalah merawatnya,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak tidak berhenti setelah Bimtek selesai. Pengetahuan, jaringan, dan kolaborasi yang telah terbentuk harus diteruskan melalui kegiatan nyata yang mampu memperkuat pasar dan peluang ekonomi bagi pelaku ekraf.

Marhasan juga menekankan pentingnya keberlanjutan agar ekosistem yang dibangun tidak berhenti akibat pergantian orang maupun kepemimpinan.
“Keberlanjutan itu yang perlu sama-sama kita pahami. Itu menjadi dasar kita ke depan,” tegasnya.

Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti Bimtek selama dua hari dan mengajak seluruh pihak terus bergerak bersama untuk memajukan ekonomi kreatif Tanggamus.

“Sama-sama kita bergerak, sama-sama kita berjuang,” ujarnya.

Bimtek resmi ditutup. Namun, penutupan kegiatan justru menjadi awal pembuktian di lapangan: sejauh mana kapasitas yang diperoleh peserta mampu diterjemahkan menjadi karya bernilai, akses pasar yang lebih luas, peluang pendapatan, dan perputaran ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan demikian, keberhasilan Bimtek tidak hanya diukur dari terlaksananya pelatihan, tetapi dari kemampuan ekosistem ekonomi kreatif Tanggamus untuk terus hidup, menghasilkan nilai ekonomi, dan memberi manfaat nyata bagi para pelakunya serta masyarakat.(Roni)

Bintang Broadcast Media — Lugas, Aktual dan Terpercaya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini