Bupati Tanggamus Jajaki Kerja Sama dengan WILLER Jepang, Buka Peluang Kerja bagi Pemuda

0

JAKARTA -Bintang Broadcast Media Pemerintah Kabupaten Tanggamus menjajaki kerja sama dengan perusahaan transportasi Jepang, WILLER Inc., untuk membuka peluang kerja bagi pemuda-pemudi Tanggamus ke Jepang.

Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Wisma Keiai, Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Tanggamus memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat usia produktif, sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi antara Tanggamus dan mitra usaha dari Jepang.

Kabag Kerja Sama Sekretariat Pemkab Tanggamus Maryani menjelaskan, penjajakan tersebut merupakan kerja sama dalam skema business to government (B2G) dengan perusahaan Jepang yang bergerak di bidang transportasi darat antarkabupaten dan antarprovinsi di Jepang.

Salah satu peluang yang dibahas adalah penyiapan tenaga kerja produktif asal Tanggamus untuk mengikuti pembekalan bahasa Jepang dan pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan bidang transportasi.

Kadis Kominfo Tanggamus Suhartono mengatakan, program tersebut membuka peluang bagi pemuda Tanggamus untuk mendapatkan pengalaman dan kesempatan bekerja di Jepang, khususnya pada sektor transportasi.

“WILLER Express saat ini mencari tenaga kerja produktif yang nantinya akan dibekali kecakapan berbahasa Jepang dan pelatihan skill sesuai dengan bidang transportasi,” kata Suhartono.

Menurutnya, tenaga kerja yang dibutuhkan berada pada rentang usia 18 hingga 33 tahun, dengan salah satu bidang yang diproyeksikan adalah pengemudi bus atau driver.

“Tenaga kerja ini nantinya dilatih menjadi pilot bus atau sopir. Untuk masa percobaan satu tahun, informasinya penghasilan sekitar Rp20 juta, kemudian setelahnya berkisar Rp30 juta sampai Rp45 juta per bulan,” jelasnya.

Selain peluang kerja sebagai pengemudi, pembahasan dengan WILLER Inc. dan PT Indonesia Research Institute Japan (IRIJ) juga diarahkan pada penguatan kompetensi calon tenaga kerja, termasuk pembekalan bahasa Jepang dengan target kemampuan hingga Japanese-Language Proficiency Test (JLPT) level N3.

Kerja sama tersebut tidak hanya membahas aspek ketenagakerjaan. Pemkab Tanggamus juga memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada calon mitra dari Jepang, mulai dari komoditas unggulan, potensi desa, sektor perikanan, perkebunan, pariwisata hingga peluang investasi.

Dalam pemaparan potensi daerah, Tanggamus memiliki sejumlah komoditas yang dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut, di antaranya kopi dan kelapa, selain potensi perikanan serta destinasi wisata seperti Gigi Hiu dan Teluk Kiluan.

Data Bapperida Tanggamus mencatat produksi kopi daerah pada 2025 mencapai 39.239 ton, dengan lebih dari 41 ribu kepala keluarga yang menggantungkan penghidupan pada sektor tersebut.

Sementara produksi kelapa dalam juga menunjukkan tren peningkatan, dari 15.891 ton pada 2021 menjadi 21.988 ton pada 2025.

Di sektor perikanan, Tanggamus tercatat menjadi salah satu daerah dengan kontribusi besar terhadap produksi perikanan tangkap laut di Provinsi Lampung. Potensi tersebut menjadi bagian dari materi yang diperkenalkan dalam penjajakan kerja sama dengan mitra Jepang.

Di sisi lain, peluang kerja ke Jepang juga dinilai memiliki keterkaitan dengan program ketenagakerjaan yang selama ini telah dikembangkan Pemkab Tanggamus melalui pelatihan dan penempatan pekerja migran.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Tanggamus, sepanjang 2023–2025 tercatat 2.893 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Tanggamus ditempatkan ke berbagai negara.

Untuk Jepang sendiri, Pemkab Tanggamus sebelumnya juga telah menjalankan program pemagangan luar negeri melalui kemitraan dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan.

Dengan adanya penjajakan bersama WILLER Inc. dan IRIJ, Pemkab Tanggamus kini membuka peluang baru yang secara khusus menyasar kebutuhan tenaga kerja sektor transportasi di Jepang.

“Harapannya, peluang ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi pemuda Tanggamus untuk mendapatkan kesempatan kerja di luar negeri dengan pembekalan yang baik, sekaligus meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan mereka,” ujar Suhartono.

Selain tenaga kerja, penjajakan kerja sama ini juga diarahkan untuk membuka hubungan yang lebih luas antara Tanggamus dengan Jepang, termasuk pengembangan potensi desa, komoditas unggulan serta peluang investasi.

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran WILLER Inc. dan PT IRIJ, antara lain CEO WILLER Inc. Koji Hirayama, CEO PT IRIJ Albertus Prasetyo Heru Nugroho, Head of Business Development Ronal Aron, Business Development Consultant Ryuji Okamura serta Business Development Assistant Ramandha Farrell Mailangkay.

Pemkab Tanggamus berharap penjajakan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret, baik dalam penyiapan sumber daya manusia maupun pengembangan potensi ekonomi daerah.

Dari Tanggamus untuk Jepang, membuka peluang kerja, memperluas jejaring dan membawa potensi daerah menuju pasar global.(Rn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini