BANDAR LAMPUNG, Bintang Broadcast Media – Menebar kepedulian tak harus menunggu kaya. Semangat itulah yang diwujudkan SIKAMBARA PEDULI melalui aksi berbagi makanan kepada masyarakat di lampu merah Gerbang Kantor Gubernur Lampung, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, sekaligus mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan membudayakan kebiasaan berbagi di tengah kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, SIKAMBARA PEDULI membagikan sejumlah makanan, di antaranya nasi bungkus dari Rumah Makan Minang Indah, ayam geprek, serta tekwan spesial dari Kedai Umi Maya. Makanan dibagikan kepada masyarakat yang melintas dan berada di sekitar lokasi kegiatan.
Ketua Umum SIKAMBARA, Junaedi, yang juga Presiden Minang Indah Group sekaligus Ketua P-One Chapter Krakatau Lampung, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini direncanakan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bergilir di sejumlah lokasi agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Menurut semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut, kepedulian sosial tidak semata-mata diukur dari besarnya bantuan, melainkan dari ketulusan dan kemauan untuk berbagi dengan sesama.
Aksi ini juga melibatkan bidang sosial (bidsos) dan anggota SIKAMBARA yang bersama-sama turun langsung membagikan makanan. Keterlibatan anggota menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan serta menumbuhkan kepekaan terhadap kondisi masyarakat di lingkungan sekitar.
Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari Ketua DPW Lampung PWDPI, Galih Permana, yang hadir dalam kegiatan berbagi tersebut.
Bagi SIKAMBARA PEDULI, Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan membagikan makanan, melainkan upaya menghadirkan kepedulian melalui tindakan sederhana yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, SIKAMBARA PEDULI berharap semangat gotong royong dan solidaritas sosial terus tumbuh, sehingga semakin banyak pihak tergerak untuk berkontribusi membantu sesama sesuai kemampuan masing-masing.
Sedekah tak harus menunggu kaya. Sebab, kebaikan tidak selalu diukur dari seberapa besar yang diberikan, tetapi dari ketulusan hati untuk berbagi.(Rn)
Bintang Broadcast Media — Lugas, Aktual dan Terpercaya.

