Bandar Lampung -Bintang Broadcast Media- Suasana Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) 2026 berlangsung meriah pada Jumat (18/09/2026) di Kampus UML, Bandar Lampung.
Kemeriahan tersebut datang dari penampilan kesenian budaya Lampung gitar tunggal oleh dua mahasiswa UM Lampung asal Tanggamus, yakni Reza Prayoga dan Joe Wandri.
Dengan alunan gitar tunggal yang khas, keduanya membawakan sebuah lagu berjudul “Zaman Jahiliah”. Penampilan mereka berhasil menarik perhatian ratusan mahasiswa baru yang hadir.
Lagu tersebut bukan sekadar hiburan, namun sarat akan pesan sejarah dan dakwah. Liriknya menceritakan kehidupan kelam di zaman Jahiliah, di mana kaum wanita dianggap sebagai pembawa sial dan aib bagi keluarga, hingga tega mengubur bayi perempuan hidup-hidup.
Reza Prayoga mengatakan, pemilihan lagu tersebut bertujuan untuk mengingatkan kembali betapa Islam telah memuliakan derajat wanita.
“Kami ingin menyampaikan pesan melalui budaya Lampung. Dulu wanita sangat direndahkan, tapi Islam datang mengangkat derajat wanita begitu tinggi. Ini sebagai pengingat untuk kita semua,” ujar Reza di sela kegiatan.
Sementara itu, Joe Wandri menambahkan bahwa kesenian gitar tunggal merupakan salah satu cara efektif untuk melestarikan budaya Lampung di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa.
Penampilan keduanya pun mendapat aplaus meriah dari peserta P2K. Panitia menilai penampilan tersebut menjadi salah satu yang paling berkesan karena berhasil memadukan antara pelestarian budaya lokal dengan syiar nilai-nilai Islam.
Kegiatan P2K UM Lampung 2026 sendiri akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai rangkaian acara pengenalan kampus dan pembinaan karakter mahasiswa baru.

